ADVERTISEMENT

Perkara Indra Kenz Dikebut Usai Ferrari Rp 3,5 M Diangkut

Tim detikcom - detikNews
Senin, 23 Mei 2022 22:04 WIB
Ferrari milik Indra Kenz (Azhar-detikcom)
Foto: Ferrari milik Indra Kenz (Azhar-detikcom)
Jakarta -

Kasus Binomo yang menjerat Indra Kenz terus dikebut polisi usai mobil Ferrari California seharga Rp 3,5 miliar diangkut dari Medan ke Jakarta. Polisi berharap segera melimpahkan barang bukti dan tersangka ke Kejagung.

Jaksa Nyatakan Berkas Belum Lengkap

Jaksa Agung Muda bidang Pidana Umum (Jampidum) sebelumnya menyatakan berkas tersangka Doni Salmanan dan Indra Kenz belum lengkap. Jaksa mengembalikan lagi berkas kedua tersangka ke Bareskrim Polri.

"Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) mengembalikan berkas perkara dalam dugaan tindak pidana judi online dan atau penyebaran berita bohong (hoax) melalui media elektronik dan atau penipuan/perbuatan curang dan atau tindak pidana pencucian uang atas nama Tersangka IK (Indra Kenz) kepada penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI (Bareskrim Polri)," kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana, dalam keterangan tertulis, Kamis (12/5).

Adapun jaksa peneliti berpendapat berkas tersangka Indra Kenz dan Doni Salmanan belum lengkap secara formil dan materiil. Jaksa meminta penyidik kembali melengkapi berkas tersebut dan mengikuti petunjuk yang diberikan jaksa.

"Oleh karenanya, perlu dilengkapi atau dipenuhi oleh Tim Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI (Bareskrim Polri) sesuai dengan petunjuk jaksa," katanya.

Polisi Masih Lengkapi Berkas

Setelah itu, polisi terus melengkapi berkas perkara Indra Kenz. Salah satunya dengan menyita mobil Ferrari Indra Kenz.

"Masih dalam pemberkasan, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa diserahkan berikut barang bukti dan tersangka ke Kejagung," kata Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Gatot Repli Handoko kepada wartawan, Senin (23/5/2022).

Ferrari tersebut dijemput menggunakan kapal Medan ke Jakarta. Mobil dengan nomor polisi B-8877-HP ini akan digabungkan bersama barang bukti lainnya.

"Dan kemarin hari Minggu tanggal 22 Mei sekitar pukul 12.00 sudah tiba di Bareskrim, kemudian dijadikan satu dengan kendaraan barang bukti lain. Dari dari Medan tanggal 11 berangkat dengan kapal laut, sampai di Jakarta hari Minggu kemarin tanggal 22 Mei," katanya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT