Kunjungi Lokasi Longsor di Bogor, Mensos Siapkan Trauma Healing-Beri Bantuan

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Senin, 23 Mei 2022 21:58 WIB
Mensos Tri Rismaharini kunjungi korban longsor di Bogor
Foto: Mensos Tri Rismaharini kunjungi korban longsor di Bogor (dok. Kemensos)
Jakarta -

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengunjungi lokasi tanah longsor di Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor yang menewaskan empat orang. Pihaknya akan menyiapkan trauma healing untuk warga yang terdampak.

"Saya pikir juga siapapun akan trauma, karena saat peristiwa itu sangat berat. Jadi nanti mungkin saya akan kirim petugas untuk lakukan trauma healing, untuk mengurangi traumanya," kata Risma kepada wartawan, Senin (23/5/2022).

Selain itu, Risma juga memberikan bantuan kepada warga yang terdampak bencana tanah longsor tersebut. Bantuan mulai dari uang tunai hingga peralatan sekolah.

"Bantuan sosial 15 jt per jiwa. Kami akan bantu juga adik-adik ini untuk bisa disampaikan ibunya peralatan untuk sekolah. Juga katanya pakaian sehari-hari. Kami akan siapkan dan akan kirim," jelasnya.

Risma meminta pemerintah kecamatan dan desa setempat juga menyiapkan BPJS kepada warga terdampak yang akan melahirkan dalam sebulan lagi.

"Sehingga saat melahirkan nanti bisa dibantu pemerintah untuk biaya persalinan maupun pengobatan," ungkapnya.

Tak lupa, Risma juga mengingatkan masyarakat agar waspada saat hujan deras. Agar meminimalisir terjadinya korban saat bencana di kemudian hari.

Diberitakan sebelumnya, hujan deras yang mengguyur pada Sabtu sore mengakibatkan Tebing Penahan Tanah (TPT) di Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, longsor dan menimpa empat rumah di bawahnya. Dalam longsor di Cijeruk itu, empat orang tertimbun material longsor.

Camat Cijeruk Bangun Septa Laksana menjelaskan longsor terjadi sekitar pukul 17.50 WIB. TPT salah satu rumah setinggi 6 meter longsor setelah diguyur hujan selama kurang-lebih 2 jam.

"Area longsor adalah TPT dari bangunan rumah milik Pak Anton dan menimpa 4 rumah di bawahnya. Kejadian longsor sekitar pukul 17.40 WIB atau beberapa menit sebelum azan Magrib. Sebelum longsor hujan memang deras sejak jam 15.00 WIB, ketika kejadian juga kondisinya masih longsor," ungkap Bangun saat ditemui di lokasi longsor, Minggu (22/5).

(dek/dek)