Tinjau Lokasi Longsor, Plt Bupati Bogor Singgung soal Izin Dirikan Bangunan

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Senin, 23 Mei 2022 10:38 WIB
Plt Bogor Iwan Setiawan (Rizky/detikcom)
Plt Bogor Iwan Setiawan (Rizky/detikcom)
Bogor - Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan meninjau lokasi longsor Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, yang menewaskan empat warga. Iwan lalu menyinggung soal izin mendirikan bangunan di lokasi yang dinilai rawan.

Dia mengatakan warga harus diberi edukasi mengenai mitigasi bencana. Iwan pun berpesan pemberian izin bangunan harus dilakukan secara matang dengan mempertimbangkan banyak aspek.

"Ke depan jangan mudah memberi izin membangun apa-apa. Warga juga harus diedukasi tentang mitigasi. Kalau bangunan itu dibangun berbahaya buat lingkungan lain, nggak usah mau menyetujui," kata Iwan kepada wartawan, Senin (23/5/2022).

Menurutnya, perangkat pemerintah kerap longgar perihal pemberian izin bangunan. Izin bangunan, kata Iwan, bisa saja diberikan ketika adanya banyak permintaan dari masyarakat setempat.

"Kadang-kadang kades, camat, tidak bisa menolak karena masyarakat sekitar sudah memberikan izin. Makanya saya minta ke masyarakat jangan hanya iming-iming mau tanda tangan, lihat dampak ke depannya," tambahnya.

Dalam tinjauan hari ini, Iwan turut membagikan sejumlah bantuan kepada keluarga korban tanah longsor. Di antaranya uang tunai, peralatan rumah tangga, dan logistik pangan.

Korban terdampak, kata Iwan, rencananya juga akan diberi bantuan relokasi rumah baru. Sementara proses pembangunan rumah berjalan, pihaknya juga akan memberi bantuan sewa rumah kepada korban.

"Jangka panjangnya tadi minta relokasi dan insyaallah kita akan cari tempat. Nanti tolong Pak Kades, Camat, harga standar di sini rumahnya kayak apa yang layak. Kami melalui DPKPP akan memberikan uang sewa selama tiga bulan," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, hujan deras yang mengguyur pada Sabtu sore mengakibatkan Tebing Penahan Tanah (TPT) di Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, longsor dan menimpa empat rumah di bawahnya. Dalam longsor di Cijeruk itu, empat orang tertimbun material longsor.

Camat Cijeruk Bangun Septa Laksana menjelaskan longsor terjadi sekitar pukul 17.50 WIB. TPT salah satu rumah setinggi 6 meter longsor setelah diguyur hujan selama kurang-lebih 2 jam.

"Area longsor adalah TPT dari bangunan rumah milik Pak Anton dan menimpa 4 rumah di bawahnya. Kejadian longsor sekitar pukul 17.40 WIB atau beberapa menit sebelum azan Magrib. Sebelum longsor hujan memang deras sejak jam 15.00 WIB, ketika kejadian juga kondisinya masih longsor," ungkap Bangun saat ditemui di lokasi longsor, Minggu (22/5).

Lihat juga video 'Tanah Longsor Tutup Akses Jalan di Mamasa, Puluhan Kendaraan Tertahan':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/ygs)