Diminta Hapus Postingan soal Pengemudi Pajero Vs Yaris, Ini Kata Sahroni

Eva Safitri - detikNews
Senin, 23 Mei 2022 21:33 WIB
Ahmad Sahroni saat wawancara eksklusif bersama detikHOT
Ahmad Sahroni (Muhammad Ridho/detikcom)
Jakarta -

Kasus penganiayaan yang dilakukan pengemudi Pajero, William Yani, terhadap pengemudi Yaris, Yohanes Aditya, di GT Tomang, berakhir damai. Pelaku, William Yani, lantas meminta Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menghapus postingan terkait kejadian viral yang sempat diunggah ke akun Instagramnya. Apa kata Sahroni?

Sahroni akan menghapus postingannya dengan catatan pelaku menghubunginya secara langsung.

"Pelaku belom komunikasi sama saya, kalau sudah akan saya hapus," kata Sahroni ketika dihubungi, Senin (23/5/2022).

Sahroni berharap pengemudi Pajero William Yani dapat mengambil pelajaran dari kasus ini. Dia pun mengambil pelajaran dari kasus ini agar tidak bersikap arogan di jalan.

"Dan semoga ini jadi pelajaran berharga bagi pengemudi Pajero," ujarnya.

"Saya harap ini juga jadi pelajaran buat saya dan masyarakat lainnya bahwa di jalan tidak boleh arogan," lanjutnya.

Kasus Pengemudi Pajero Vs Yaris di GT Tomang Damai

Pengemudi Yaris, Yohanes Aditya, mengatakan telah mencabut laporan soal penamparan oleh pengemudi Pajero, William Yani. Yohanes menyatakan telah berdamai dengan William.

"Saya Yohanes, di sini saya sebagai pihak pelapor dari kejadian yang viral kemarin. Saya ingin berterima kasih kepada Ditreskrim Polda Metro Jaya, karena sudah membantu dalam menyelesaikan permasalahan ini secara damai dan seluruh masalahnya sudah kita selesaikan benar-benar secara damai dan sudah baikan," ujar Yohanes kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/5/2022).

Yohanes menambahkan, dirinya telah mencabut laporan atas pengemudi Pajero, William Yani.

"Saat ini sudah mencabut laporan," kata Yohanes.

Dalam kesempatan yang sama, William menyampaikan terima kasih ke pihak kepolisian sehingga tercapai perdamaian dengan Yohanes.

"Saya William, saya terima kasih pada Polda Metro Jaya karena telah membantu saya dengan cepat berdamai dengan Saudara Yohanes," imbuhnya.

William tidak banyak bicara soal insiden berujung penamparan kepada Yohanes. Ia hanya mengatakan insiden itu adalah salah paham.

"Salah paham, nggak ada niat kejahatan atau apa pun," ucapnya.

William lantas meminta Ahmad Sahroni menghapus postingannya yang viral.

"Ahmad Sahroni itu teman saya, jalan terbaik, kalau memang untuk dihapus, kita sangat senang," kata kuasa hukum William, Michael R Pardede, di Polda Metro Jaya, Senin (23/5).

Namun, kata dia, pihaknya tidak memaksa Ahmad Sahroni untuk menghapus postingan tersebut. Yang paling penting, menurutnya, kedua pihak telah berdamai.

Simak Video 'Pengemudi Pajero Harap Ahmad Sahroni Hapus Video Cekcoknya yang Viral':

[Gambas:Video 20detik]

(eva/mei)