TPA Cipayung Depok Overload, Kepala UPT Minta TPA Nambo Segera Dibuka

Dwi Rahmawati - detikNews
Senin, 23 Mei 2022 18:43 WIB
Suasana di TPA Cipayung (Dwi Rahmawati-detikcom)
Suasana di TPA Cipayung (Dwi Rahmawati/detikcom)
Depok -

Sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, Depok, Jawa Barat, sudah melebihi kapasitas. Kepala UPT Cipayung meminta Pemprov Jawa Barat segera membuka TPPAS Lulut-Nambo.

"Kita mendorong Provinsi agar Nambo segera membuka tempat pembuangan sampah (TPS)-nya," kata Kepala UPT Cipayung, Dadan Ardan Kurniawan, di Cipayung, Senin (23/5/2022).

Dadan mengatakan sampah di Kota Depok mencapai 1.100 ton dalam sehari. Ketinggian gunungan sampah di TPA Cipayung sudah mencapai 23 meter.

"Ketinggian rata-rata 23 meter. Kapasitas atau daya tampung TPA Cipayung itu 1,3 juta kubik. Sekarang sudah mencapai 2,5 juta kubik," ujarnya.

TPA Cipayung memiliki tiga landfill atau lokasi pengoperasian. Dadan pesimis TPA Cipayung mampu untuk menampung sampah dalam beberapa bulan ke depan.

"Sebenarnya kita sudah sangat riskan. Kita bilang sebulan lagi, dua bulan lagi, tiga bulan lagi. Mungkin satu bulan kita sudah pesimis gitu," ujar Ardan.

Selain menunggu TPPAS Lulut-Nambo dibuka, pihaknya berupaya memaksimalkan tempat hingga mengolah sampah dengan teknologi ramah lingkungan.

"Kita di sini melakukan upaya penataan sampah-sampah yang masih bisa dipindahkan ke titik yang ketinggiannya masih belum maksimal. Merehab sarana dan prasarana TPA Cipayung, seperti nanti menormalkan lagi saluran, jalan operasi, dan lain sebagainya," kata Ardan.

Pihak TPA juga akan membangun fasilitas pengolahan sampah dengan teknologi ramah lingkungan. Pihaknya juga berencana menghabiskan sampah lama untuk diolah.

"Mudah-mudahan di tahun 2024 dapat menyisakan sampah dengan radius 10 persen," ujarnya.

(haf/haf)