Polisi soal Demo Ricuh di DPR: Ada Kelompok Massa yang Tak Sejalan

Anggi Muliawati - detikNews
Jumat, 20 Mei 2022 19:47 WIB
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin (Anggi Muliawati/detikcom)
Jakarta -

Polisi menangkap 52 orang terkait demo ricuh di depan gedung DPR/RI, Jakarta Pusat. Saat ini polisi masih memeriksa puluhan orang tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin mengatakan kericuhan terjadi ketika salah satu kelompok massa sedang melakukan berorasi. Komarudin menyebutkan ada kelompok massa lain yang tidak sejalan sehingga terjadi kericuhan, tetapi situasi dapat diantisipasi dengan segera.

"Saat ini masih kita identifikasi, memang masih ada kelompok massa dari mereka juga yang mungkin tidak sejalan, berbeda pendapat. Namun kejadiannya, pada saat di tengah orasi, sehingga tentu hal ini dapat menimbulkan dampak yang lebih luas kalau tidak diantisipasi, makanya kita amankan kita pisahkan dan alhamdulillah berjalan mulus," kata Komarudin di lokasi, Jumat (20/5/2022).

Dia mengatakan kelompok tersebut merupakan bagian dari massa aksi, tetapi berbeda elemen. Menurutnya, mereka terjadi perbedaan pendapat sehingga menimbulkan gesekan.

"Hanya protes, ya biasalah aksi, apalagi aksi itu gabungan dari beberapa elemen ya mungkin ada pendapat yang berbeda satu sama lain, bisa saja hal itu sangat mungkin terjadi," jelasnya.

Sebanyak 52 orang diamankan dari lokasi aksi. Komarudin menuturkan mereka diamankan untuk dipisahkan dari massa elemen lain agar tidak timbul bentrokan.

"Makanya tadi kita langsung ambil langsung kita lerai, dan salah satu kelompok kita amankan saat ini sedang kita dalami," katanya.

Lebih lanjut Komarudin mengatakan demo hari ini berjalan cukup lancar. Meskipun sempat terjadi kericuhan, hal itu tidak berlangsung lama.

"Pelaksanaan aksi penyampaian pendapat di muka umum hari ini ada beberapa titik di wilayah Jakpus diantaranya Patung Kuda, DPR RI, alhamdulillah sejauh ini berjalan dengan cukup kondusif," katanya.

"Betul, tadi ada yang diamankan, saat ini sedang kita identifikasi memang mengarah seperti ada miss komunikasi, tapi tentunya untuk mencegah hal-hal meluas kami perlu melakukan tindakan-tindakan cepat sehingga mampu mengantisipasi hal-hal yang tidak kita harapkan bersama," sambungnya.

Simak Video: Massa Buruh Bakal Kembali Demo di DPR Besok

[Gambas:Video 20detik]



(mea/mea)