Massa Pendukung UAS Demo Kedubes Singapura Siang Ini

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 20 Mei 2022 09:15 WIB
UAS ditolak masuk Singapura saat hendak berkunjung bersama keluarganya. Ia sempat ditahan oleh imigrasi Singapura dan tidak diizinkan masuk ke Negeri Singa itu.
Ustaz Abdul Somad (Muhammad Ilman Nafi'an/detikcom)
Jakarta -

Massa Pertahanan Ideologi Sarekat Islam (Perisai) akan menggelar demo di Kedutaan Besar (Kedubes) Singapura untuk Indonesia di Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, siang ini. Massa demo berkaitan dengan Ustaz Abdul Somad (UAS) yang ditolak masuk Singapura.

"Betul akan adanya aksi pada hari ini setelah salat Jumat di Kedubes Singapura," ujar Korlap Aksi PP Perisai, Muhammad Senanatha, dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (20/5/2022).

Demonstrasi di Kedubes Singapura direncanakan berlangsung pada pukul 13.00 WIB selepas salat Jumat nanti. Adapun, massa Perisai demo Kedubes Singapura dengan membawa 3 tuntutan.

Dihubungi terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan mengatakan pihaknya telah menerima pemberitahuan terkait aksi demo di Kedubes Singapura tersebut.

"Sudah," ucap Zulpan.

Pemberitahuan demo massa Perisai ini disampaikan ke Polda Metro Jaya pada Rabu (18/5) lalu. Diperkirakan peserta demo yang hadir sebanyak 20 orang dengan membawa Toa, alat peraga, bendera dan lain-lain.

Berikut 3 tuntutan massa Perisai yang disampaikan dalam pemberitahuan ke Polda Metro Jaya:

1. Mengecam dan mengutuk keras atas tindakan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh Imigrasi Singapura terhadap Ustaz Abdul Somad.
2. Meminta Kedutaan Besar Singapura yang ada di Indonesia untuk memberikan klarifikasi dan meminta maaf secara terbuka.
3. Usir Duta Besar Singapura karena telah mengusir Ustaz yang dihormati oleh rakyat Indonesia.

Dihubungi secara terpisah, Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin mengatakan PA 212 tidak akan turun ke demo Kedubes Singapura. Namun, PA 212 memiliki rencana agenda demo beberapa hari ke depan.

"Bukan PA 212 (yang akan demo Kedubes Singapura) tapi, dari ormas islam lainnya, adapun PA 212 masih wacana dan masih dalam pembahasan ada kemungkinan kami PA 212 akan turun juga dalam aksi bela ulama dll beberapa hari ke depan," ujar Novel.

Meski demikian, Novel Bamukmin menyatakan PA 212 mendukung aksi demo Perisai di Kedubes Singapura ini.

"Namun kami mendukung penuh upaya umat islam untuk turun ke jalan dalam aksi bela ulama untuk ganyang Singapore," tuturnya.

Simak video 'Singapura Tolak UAS, Anggota Komisi 1 DPR: Bentuk Kedaulatan Negara':

[Gambas:Video 20detik]



Baca di halaman selanjutnya: UAS ditolak masuk Singapura.