Tommy Soeharto Merapat ke Parsindo, Partai Berkarya Bicara Pencatutan

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 19 Mei 2022 19:05 WIB
Tommy Soeharto (kiri) dan Picunang (kanan)
Tommy Soeharto (kiri) dan Picunang (kanan). (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Partai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo) berpindah ke markas lama Partai Berkarya dan didukung oleh Tommy Soeharto. Partai Berkarya tak ambil pusing dan menyebut Tommy Soeharto memang kerap dicatut menjelang kontestasi pemilu.

Hal itu disampaikan oleh Sekjen Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang. Dia menyebut, berdasarkan pemilu sebelumnya, nama Tommy Soeharto memang banyak dicatut beberapa partai.

"Tidak apa, beliau pun namanya banyak dicatut pada Pemilu 2014 dan 2019 lalu, bahwa partai A dan partai B dan lain-lain disokong Mas Tommy, tapi kan tidak semuanya benar. Kita lihat saja di lapangan nanti bagaimana ending-nya," kata Picunang saat dihubungi, Kamis (19/5/2022).

Picunang lantas membeberkan dugaan Tommy Soeharto bisa melebur ke Parsindo lewat sejarah antara Partai Berkarya dan Partai Parsindo. Kala itu, pada 2019, Parsindo memang pernah meminta Tommy Soeharto atau Hutomo Mandala Putra (HMP) menjadi ikon partai untuk capres 2019.

"Lima tahun lalu saya selaku Sekjen Berkarya diundang Mas Tomy di ruangannya, waktu itu ada pimpinan teras Parsindo, minta HMP untuk jadi ikon partai untuk jadi calon presiden 2019. Namun Parsindo tidak bisa ikut Pemilu 2019, Berkarya lolos dan jadi peserta pemilu, waktu itu Mas Tommy (HMP) Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya, setelah lolos jadi Ketua Umum," ucapnya.

Dia menyebut, pada Juli 2020, sempat terjadi gejolak di internal Partai Berkarya antara Tommy Soeharto dan Muchdi Pr. Saat itu Ketum Partai Berkarya pindah ke Muchdi Pr dan dikuatkan oleh putusan Mahkamah Agung.

"Jadi bisa saja HMP dan gerbongnya pindah ke partai lain, termasuk Parsindo, tapi saya yakin beliau akan masuk bila partai tersebut lolos jadi peserta pemilu," ujar dia.

Picunang lantas berbicara terkait syarat lolos pada Pemilu 2024 cukup berat sehingga tidak bisa semua partai lolos. Atas dasar itulah, dia menyebut pihaknya mendoakan dan berharap Parsindo lolos di 2024.

"Tapi kita doakanlah usaha kawan-kawan di Parsindo untuk upaya itu termasuk dukungan kantor Berkarya lama yang ditempati sekarang, semoga lolos sama-sama jadi peserta Pemilu 2024, biar pemilu lebih berwarna. Masing-masing warga negara punya hak dipilih dan memilih. Intinya lolos dululah," imbuhnya.

"Berkarya di bawah kepemimpinan Ketum Muchdi PR lagi fokus lolos jadi peserta Pemilu 2024. Dinamika internal itu hal biasa, termasuk klaim Syamsu Djalal sebagai Plt Ketum, itu juga dinamika biasa saja," lanjut dia.

Simak selengkapnya tanggapan Partai Berkarya di halaman berikutnya.