Tersangka Akui Rencanakan Pembunuhan Dini, Sadar Risiko Hukumannya

Wildan Noviansah - detikNews
Kamis, 19 Mei 2022 15:17 WIB
Polisi menggelar jumpa pers kasus pembunuhan cinta segitiga maut.
Polisi menggelar jumpa pers kasus pembunuhan cinta segitiga maut. (Wildan Noviansah/detikcom)
Jakarta -

Polisi menyatakan Neneng Umaya (24), tersangka pembunuhan Dini Nurdiani (26), tidak mengalami gangguan jiwa. Neneng secara sadar melakukan pembunuhan itu dan sadar akan risiko yang akan ditanggungnya akibat perbuatan keji itu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan Neneng melakukan pembunuhan karena dendam dan sakit hati lantaran korban berselingkuh dengan suaminya, ID (27). Neneng merencanakan pembunuhan Dini Nurdiani dengan kesadaran dan siap menerima risiko atas perbuatannya itu.

"Tersangka murni karena sakit hati, dengan tegas dia menyatakan 'saya tahu risikonya'," kata Zulpan dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Kamis (19/5/2022).

Neneng Umaya juga menyadari perbuatannya membunuh Dini Nurdiani ini melanggar hukum. Neneng siap menanggung risiko ancaman hukuman 20 tahun penjara.

"Dia menyadari akibat perbuatannya dan melanggar hukum dan ancamannya tadi saya tanya, berapa tahun, (dijawab Neneng) '20 tahun'," imbuhnya.

Meski begitu, Neneng Umaya menyesali pembunuhan tersebut.

"Saya sudah tadi melakukan komunikasi dengan tersangka bahwa tersangka melakukan semua ini secara sadar. Dia menyesal, setelah melakukan menyesal," lanjutnya.

Neneng Akui Rencanakan Pembunuhan

Kepada polisi, Neneng juga mengakui telah merencanakan pembunuhan ini. Neneng membunuh Dini Nurdiani seorang diri.

"Kita sudah melakukan pemeriksaan, dan pengakuan dari tersangka bahwa yang bersangkutan benar melakukan semua perbuatan pembunuhan berencana ini. Dan kegiatan ini dilakukan tanpa bantuan pihak lain," sambungnya.

Lebih lanjut, Zulpan mengatakan, pihaknya sudah memeriksa psikologis tersangka. Hasilnya, tersangka tidak mengalami gangguan kejiwaan apa pun.

"Tersangka tidak mengalami gangguan kejiwaan," tuturnya.

Saat ini Neneng Umaya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Metro Bekasi Kota atas kasus pembunuhan berencana. Akibat perbuatannya, Neneng dijerat Pasal 340 sub 338 KUHP, dengan ancaman pidana 20 tahun penjara.

Simak Video 'Sudah Diperingatkan Berulang Kali, Selingkuhan Dibunuh Istri Sah':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/fjp)