ADVERTISEMENT

KPK Panggil Kepala BPK Jabar di Kasus Suap Bupati Bogor Ade Yasin

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Kamis, 19 Mei 2022 11:43 WIB
Gedung baru KPK
Gedung KPK (Andhika Prasetia/detikcom)

Kesembilan saksi itu diperiksa pada Selasa (17/5) di gedung KPK Merah Putih. Mereka diperiksa untuk tersangka Ade Yasin. Saksi itu adalah:

1. Arif Rahman (Kepala Bappenda Kab Bogor)
2. Yukie Meistisia Anandaputri (PNS/ Wakil Direktur RSUD CIAWI Bogor)
3. Irman Gapur (PNS/ PPK di RSUD Ciawi Bogor)
4. Yeni Naryani (PNS/ Kasubbid Akuntansi BPKAD Kab. Bogor)
5. Deri Harianto (PNS/ Staf Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kab. Bogor)
6. Mika Rosadi (PNS/ Staf di Bappenda Kab. Bogor)
7. Iwan Setiawan (PNS/ Staf Dinas PUPR Kab. Bogor)
8. Nadia Septiyani (Staf outsourcing di Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kab. Bogor)
9. Tubagus Hidayat (Staf outsourcing di Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kab. Bogor)

KPK telah menetapkan Bupati Bogor Ade Yasin sebagai tersangka di kasus suap pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor. Dia diduga menyuap pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat senilai Rp 1,9 miliar agar Kabupaten Bogor mendapat predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) untuk tahun 2021 dari BPK Perwakilan Jawa Barat.

"Selama proses audit, diduga ada beberapa kali pemberian uang kembali oleh AY (Ade Yasin) melalui IA (Ihsan Ayatullah) dan MA (Maulana Adam) kepada tim pemeriksa, di antaranya dalam bentuk uang mingguan dengan besaran minimal Rp 10 juta hingga total selama pemeriksaan telah diberikan sekitar sejumlah Rp 1,9 miliar," kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers di KPK, Kamis (28/4).


(lir/lir)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT