KPK: Bupati Ade Yasin Suap Pegawai BPK dengan Dalih Dana Operasional Audit

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Rabu, 18 Mei 2022 09:57 WIB
Bupati Bogor, Ade Yasin (Sachril-detikcom)
Bupati Bogor Ade Yasin (dok. detikcom)
Jakarta -

KPK telah memeriksa sembilan saksi terkait kasus suap pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor tahun anggaran 2021. KPK menduga Bupati Bogor Ade Yasin (AY) menyuap pegawai BPK Anthon Merdiansyah (ATM) dkk dengan dalih dana operasional audit.

"Seluruh saksi hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan adanya perintah dari Tersangka AY untuk mengumpulkan sejumlah uang yang kemudian diduga diberikan kepada Tersangka ATM dkk sebagai dana operasional pemeriksa selama proses audit berlangsung," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (18/5/2022).

Kesembilan saksi itu diperiksa pada Selasa (17/5) di gedung KPK Merah Putih. Mereka diperiksa untuk tersangka Ade Yasin. Saksi itu adalah:

1. Arif Rahman (Kepala Bappenda Kab Bogor)
2. Yukie Meistisia Anandaputri (PNS/ Wakil Direktur RSUD CIAWI Bogor)
3. Irman Gapur (PNS/ PPK di RSUD Ciawi Bogor)
4. Yeni Naryani (PNS/ Kasubbid Akuntansi BPKAD Kab. Bogor)
5. Deri Harianto (PNS/ Staf Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kab. Bogor)
6. Mika Rosadi (PNS/ Staf di Bappenda Kab. Bogor)
7. Iwan Setiawan (PNS/ Staf Dinas PUPR Kab. Bogor)
8. Nadia Septiyani (Staf outsourcing di Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kab. Bogor)
9. Tubagus Hidayat (Staf outsourcing di Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kab. Bogor)

Diketahui, Bupati Bogor Ade Yasin menjadi tersangka suap terkait pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor. Ia menyuap hingga Rp 1,9 miliar ke pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat agar Kabupaten Bogor bisa kembali mendapat predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) untuk tahun 2021 dari BPK Perwakilan Jawa Barat.

"Selama proses audit, diduga ada beberapa kali pemberian uang kembali oleh AY (Ade Yasin) melalui IA (Ihsan Ayatullah) dan MA (Maulana Adam) kepada tim pemeriksa, di antaranya dalam bentuk uang mingguan dengan besaran minimal Rp 10 juta hingga total selama pemeriksaan telah diberikan sekitar sejumlah Rp 1,9 miliar," kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers di KPK, Kamis (28/4).

Lihat juga video '4 Pegawai BPK Diduga Terima Suap Rp 1,9 M dari Bupati Bogor':

[Gambas:Video 20detik]