ADVERTISEMENT

MAKI: Tender Gorden DPR Sudah Seharusnya Batal karena Potensi Korupsi

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Kamis, 19 Mei 2022 07:44 WIB
Boyamin MAKI (Farih Maulana Sidik/detikcom).
Foto: Boyamin MAKI (Farih Maulana Sidik/detikcom).

Lebih lanjut Boyamin mengatakan sudah seharusnya tender gorden DPR dibatalkan sebab jika tidak dibatalkan bisa menjadi kasus korupsi. Boyamin menduga pengadaan tender sarat penyimpangan.

"Memang sudah seharusnya. Kalau tidak dibatalkan bisa jadi kasus korupsi karena selisih harga PT Bertiga dikurangi PT Sultan sekitar Rp 5 miliar itu akan menjadi dugaan kerugian negara dan akan mempermalukan lembaga DPR dan susah sewajarnya itu kemudian dibatalkan bukan karena desakan aja, itu diduga sarat penyimpangan tendernya," imbuhnya.

BURT Batalkan Tender Gorden

Seperti diketahui pembatalan proyek gorden rumah jabatan anggota (RJA) DPR disampaikan Ketua BURT DPR Agung Budi Santoso dalam konferensi pers di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/5). Hadir dalam konferensi pers itu Wakil Ketua BURT DPR Johan Budi, Novita Wijayanti, anggota BURT Andre Rosiade, hingga Sekjen DPR Indra Iskandar.

"BURT memutuskan Sekjen untuk tidak melanjutkan pelaksanaan pengadaan gorden, vitrase, dan blind rumah jabatan (RJA) DPR RI," kata Agung.

"Saya kira itu yang menjadi kesimpulan rapat setelah melalui diskusi panjang antara BURT dan Kesekjenan," imbuhnya.


(dek/zak)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT