detikcom Do Your Magic

Perbaikan Belum Lanjut, Kerusakan Jl Pabuaran Bogor Masih Ganggu Pengendara

Muchamad Sholihin - detikNews
Rabu, 18 Mei 2022 16:06 WIB
Kondisi kerusakan di ruas Jl Pabuaran, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 18 Mei 2022. (Muchamad Sholihin/detikcom)
Kondisi kerusakan di ruas Jl Pabuaran, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 18 Mei 2022. (Muchamad Sholihin/detikcom)
Bogor -

Kerusakan di Jl Raya Pabuaran (Bojonggede-Citayam) Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, belum diperbaiki seluruhnya. Kerusakan jalan masih tampak di beberapa titik dan menjadi penyebab kemacetan.

Jl Pabuaran adalah jalan yang pada awal 2021 'dihiasi' spanduk-spanduk satire. Sebagian ruas jalan ini sudah diperbaiki dan selesai pada Desember lalu. Namun sebagian ruas di Jl Pabuaran masih rusak.

Pantauan detikcom Do Your Magic, secara umum Jl Pabuaran mulai dari Simpang PDAM Cibinong hingga jelang Stasiun Citayam sudah mengalami banyak perubahan. Jalan rusak yang di tahun-tahun sebelumnya tampak di sepanjang jalan menuju perbatasan Bogor-depok kini banyak yang telah diperbaiki. Namun pembetonan hanya dilakukan di separuh ruas Jl Pabuaran.

Jalan rusak masih tampak di beberapa lokasi. Kerusakan antara lain ada di depan pertokoan sekitar RS Citama. Di titik ini, jalan rusak terhampar sepanjang sekitar 3 meter. Lubang-lubang jalanan tampak diisi dengan batu.

Titik jalan rusak lainnya, terlihat di sekitar jembatan rel kereta api, tepatnya di RT 02/05 Kelurahan Pabuaran. Jalan rusak di lokasi ini tampak menganga. Aspal yang dibangun sekitar dua tahun lalu itu kini sudah hancur. Aspal yang rusak mengakibatkan jalan berlubang dengan kedalaman sekitar 20 cm.

Kondisi kerusakan di ruas Jl Pabuaran, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 18 Mei 2022. (Muchamad Sholihin/detikcom)Kondisi kerusakan di ruas Jl Pabuaran, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 18 Mei 2022. (Muchamad Sholihin/detikcom)

"Kalau dibilang nggak pernah diperbaiki sih bohong ya, tapi sekali diperbaiki cepet rusak lagi. Ini dua tahun lalulah ya diaspal, terus 6 bulan sudah rusak lagi," kata Fardi, pengusaha bengkel di pinggir jalan rusak, saat ditemui detikcom, Rabu (18/5/2022).

Jalan rusak itu membuat kendaraan harus antre dan bergantian menghindari jalan yang berlubang dan rusak. Ruas jalan yang sempit membuat kendaraan tidak bisa berbuat banyak. Kondisi ini membuat kemacetan panjang kerap terjadi, terutama di pagi dan sore hari.

"Ini kan mobil pada hindari jalan rusak ini, jadi pilih buang kanan kan kalau yang dateng dari arah Bojonggede. Jadi ya macet terus, apalagi kalau pagi sama sore, panjang macetnya," kata Fardi.

Kondisi kerusakan di ruas Jl Pabuaran, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 18 Mei 2022. (Muchamad Sholihin/detikcom)Kondisi kerusakan di ruas Jl Pabuaran, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 18 Mei 2022. (Muchamad Sholihin/detikcom)

"Ini kenapa macet, karena lubangnya lumayan dalam. Kalau mobil ceper, kayak sedan gitu, ya mentok kalau ikutin lubang itu. Kalau hujan lebih bahaya lagi, kan nggak kelihatan, tahu-tahu bawah mobil bunyi karena mentok," tambah Ferdi.

Ferdi berharap jalan rusak di depan bengkel motornya segera diperbaiki Pemerintah Kabupaten Bogor. Ia ingin jalan Pabuaran dibeton seluruhnya.

"Kita sih berharap ini dibeton, kayak jalan yang sana (menunjuk jalur arah Citayam). Kalau aspal lagi, dijamin rusak lagi. Soalnya, di sini nggak ada saluran air. Kalau hujan, banjir, ya rusak lagi kalau aspal. Kalau beton kan nggak," harap Ferdi.

Harapan serupa diungkap Yudis, warga Bojonggede, Kabupaten Bogor. Ia berharap pembetonan dilakukan secara keseluruhan di sepanjang Jalan Raya Pabuaran.

"Perbaikan memang sudah ada, tapi baru sepotong yang dibeton. Kalau kita harapannya dibeton saja semuanya, lebih kuat kan, daripada diaspal tapi rusak lagi, rusak lagi," katanya.

Kepala Subbidang Tata Usaha Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perbaikan Jalan dan Jembatan Wilayah 1 Dinas Pekerjaan Umum dan Pengelolaan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor Entus menjelaskan lanjutan perbaikan bakal segera dilakukan.

"Insyaallah. Mulai kemungkinan sekitar Juni," kata Entus kepada detikcom, Rabu (18/5/2022).

(dnu/dnu)