8 Jam Diperiksa KPK, Boyamin Ditanya Perkenalan dengan Bupati Banjarnegara

M Hanafi Aryan - detikNews
Selasa, 17 Mei 2022 21:27 WIB
Boyamin Saiman
Boyamin Saiman. (Hanafi/detikcom)
Jakarta -

Tim Penyidik KPK memeriksa Koordinator Masyarakat Anti-korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman berkaitan dengan perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU) Bupati Banjarnegara nonaktif Budhi Sarwono (BS). Boyamin dicecar 11 pertanyaan.

"Pertanyaannya banyak dan jawabannya harus banyak... ternyata cuma ada 11 pertanyaan," ujar Boyamin kepada wartawan di lobi gedung KPK Merah Putih, Selasa (17/5/2022).

Boyamin tiba di KPK pukul 10.30 WIB dan keluar dari KPK pukul 18.42 WIB. Boyamin diperiksa sebagai Direktur PT Bumi Rejo. Dia ditanya soal perkenalannya dengan Bupati Banjarnegara nonaktif Budhi Sarwono.

"Pertanyaan lima adalah bagaimana kenal Budhi Sarwoino. Saya jelaskan seperti kemarin... kan sudah tanya, sudah saya jawab," jelasnya.

Dia menyebut penyidik KPK sempat mencecarnya soal kepengurusan PT Bumi Rejo sejak 1982 hingga 2021 yang dimiliki ayah Budhi Sarwono, yaitu Sugeng Budhiarto. Boyamin menjelaskan proses pemilihan dirinya sebagai Direktur PT Bumi Rejo.

"Ketika ini kasusnya jadi macet segala macem, maka diambil alih oleh Pak Sugeng dan saya diminta menjadi direktur, itu aja," tegas Boyamin.

Dalam pemeriksaan itu, penyidik juga meminta Boyamin menjelaskan tugasnya selama menjadi Direktur PT Bumi Rejo. Penyidik meminta keterangan Boyamin terkait tender PT Bumi Rejo di Banjarnegara.

"Terus ditugasi untuk mengurusi utang-utang... terus tender Bumi Rejo di Banjarnegara tahu nggak, saya ngomong nggak tahu dan sepengetahuan saya kan memang kan tidak bisa ikut tender, sudah kredit macet, sudah invalid, jawabannya saya gitu," jelas Boyamin.

Bahkan, penyidik KPK sempat menanyai Boyamin soal gaji yang diberikan PT Bumi Rejo. Namun dia mengaku hanya memperoleh gaji Rp 5 juta.

"Terus terakhir nomor 8, gaji. Nah itu Rp 5 juta itu. Ya memang begitu, malah pendapatan saya kecil," katanya.

Boyamin menepis soal aliran dana korupsi Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono ke PT Bumi Rejo yang dipimpinnya kala itu. Boyamin mengatakan, saat dirinya menjadi Direktur PT Bumi Rejo, tugasnya hanya sebagai orang yang mengurus utang-piutang yang dimiliki perusahaan.

"Saya kalau ditanya itu tidak tahu, karena memang tugas saya hanya mengurusi utang piutang, saya juga jawab begitu juga tadi," ujar Boyamin.

"Tidak mengetahui, lah kalo ditanya kok tidak mengetahui? Memang tugas saya hanya mengurusi utang-utang, ya kan gitu. Saya kalo jawab tahu kan malah repot, buktinya mana kalo tahu," imbuhnya.

Simak juga 'Bupati Banjarnegara Diduga Atur Lelang Proyek Libatkan Bisnis Keluarga':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/idn)