Boyamin MAKI Ngaku Bakal Penuhi Panggilan KPK soal TPPU Bupati Banjarnegara

Zunita Putri - detikNews
Senin, 16 Mei 2022 13:45 WIB
Boyamin Saiman
Boyamin Saiman (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Koordinator Masyarakat Anti-korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengaku belum menerima fisik surat panggilan KPK. Meski begitu, dia memastikan akan hadir memenuhi panggilan KPK besok.

"Hingga saat ini belum terima fisik surat panggilan. Bagiku surat tidak penting karena sudah tahu jadwalnya, jadi ya tetap datang," ujar Boyamin kepada wartawan, Senin (16/5/2022).

Boyamin mengatakan dia juga sudah membeli tiket pesawat untuk menghadiri panggilan besok. Dia menyatakan siap untuk memberi keterangan.

"Untuk jadi saksi tidak ada persiapan khusus karena akan menerangkan yang diketahui, dan dialami, dan tidak menerangkan yang selain daripada hal-hal tersebut," jelasnya.

Sebelumnya, KPK menjadwalkan pemanggilan kepada Koordinator Masyarakat Anti-korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman. Dia dipanggil berkaitan dengan perkara tindak pencucian uang (TPPU) Bupati Banjarnegara nonaktif Budhi Sarwono (BS).

"Benar, informasi yang kami terima, Selasa (17/5), bertempat di gedung Merah Putih, tim penyidik KPK menjadwalkan pemanggilan Saudara Bonyamin Saiman sebagai saksi dalam perkara dugaan TPPU dengan tersangka BS," ujar Plt Jubir KPK ALi Fikri kepada wartawan, Senin (16/5).

Boyamin dipanggil sebagai sebagai Direktur PT Bumirejo. KPK yakin Boyamin akan kooperatif memenuhi panggilan ini.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Budhi Sarwono sebagai tersangka. KPK menemukan bukti kuat terkait TPPU yang dilakukan Budhi.

KPK menduga Budhi melakukan upaya penyamaran, penyembunyian, dan penghilangan kekayaan yang diperolehnya dari hasil korupsi.

Lihat juga video 'MAKI Bawa Perkara Pemberhentian 51 Pegawai KPK ke MK':

[Gambas:Video 20detik]

(zap/dhn)