Cegah Penyakit Mulut dan Kuku, Pemda Lebak Perketat Distribusi Hewan

Fathul Rizkoh - detikNews
Selasa, 17 Mei 2022 21:21 WIB
Petugas mengecek hewan ternak di Lebak, Banten
Petugas mengecek hewan ternak di Lebak, Banten (Fathul Rizkoh/detikcom)
Lebak -

Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten, memperketat distribusi hewan ternak yang ada di wilayahnya. Hal ini dilakukan guna menghindari penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lebak Rahmat mengatakan saat ini daerahnya sedang melakukan perketatan pada distribusi hewan. Untuk sementara, Lebak tidak menerima hewan ternak dari luar kota ataupun pengiriman hewan ternak ke luar Lebak.

"Ya itu mah otomatis ditahan sementara. Bahkan kalau bisa peternak jangan datangin dulu ternak dari luar," kata Rahmat kepada awak media, Selasa (17/5/2022).

Menurutnya, wabah PMK menyerang mulut dan kuku pada hewan ternak, seperti sapi, kerbau, dan kambing. Dampaknya, hewan ternak akan kehilangan nafsu makan dan membuat berat badan serta kualitas daging pada hewan menurun.

Hingga saat ini, kata Rahmat, wabah PMK belum ditemukan di Lebak. Guna menghindari hal tersebut, pihaknya akan melakukan pemeriksaan rutin terhadap hewan ternak yang ada.

"Kita juga tengah rutin me-monitoring dan memeriksa hewan ternak di beberapa penyedia hewan ternak di Lebak. Dan alhamdulillah, wabah itu tidak ditemukan di Lebak," tuturnya.

Selain perketatan distribusi hewan ternak, pihaknya gencar memberikan sosialisasi dan edukasi kepada warga.

"Untuk saat ini cara pencegahannya kita melakukan sosialisasi dan edukasi tentang bahayanya wabah PMK itu kepada para penyedia hewan ternak di Lebak," pungkasnya.

Simak Video 'Awas! Penyakit Mulut dan Kuku Sudah Terindikasi di 6 Kabupaten di Jabar':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/lir)