ADVERTISEMENT

Dedi Mulyadi Minta Perhutanan Sosial Tak Jadi Tempat Pembuangan B3

Dea Duta Aulia - detikNews
Selasa, 17 Mei 2022 15:31 WIB
Dedi Mulyadi
Foto: Dedi Mulyadi
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi IV DPR Dedi Mulyadi melakukan kunjungan ke perhutanan sosial di Kampung Cibenda, Kabupaten Karawang yang tercemar limbah bahan, berbahaya, dan beracun (B3). Dalam kunjungan tersebut, ia meminta agar pencemaran tersebut segera dihentikan karena mengancam kesehatan hewan ternak dan warga sekitar.

"Saya benar benar heran, ko bisa bisanya, kawasan yang diperuntukan perhutanan sosial jadi tempat pembuangan limbah B3. Saya tak habis pikir," kata Dedi dalam keterangan tertulis, Selasa (17/5/2022).

Menurutnya, pencemaran limbah B3 merupakan hal serius dan harus segera diatasi. Sebab limbah B3 harus dikelola dengan baik dan tidak boleh dibuang di sembarang tempat.

"Ini masalah yang serius, karena tidak boleh rumah sakit memberikan limbah ke sembarang orang," ujarnya.

Terkait kasus tersebut, ia mencoba menghubungi pengelola kawasan tersebut. Namun saat dihubungi, pihak pengelola mengatakan tidak mengetahui bahwa perhutanan sosial tersebut dijadikan tempat pembuangan limbah B3.

Dedi pun meminta Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan untuk segera tinjau ulang izin perhutanan sosial di Karawang. Dari temuan tersebut, terbukti kawasan tersebut tidak menjadi perhutanan sosial dan justru dijadikan tempat pembuangan limbah beracun.

"Harus dievaluasi kenapa sampai begitu. Artinya kontrol kegiatan atas izin dikeluarkan, tidak ada. Makanya sekarang mohon dikaji," kata Dedi.

Ia meminta Dirjen Penegakan Hukum turun tangan agar kasus tersebut bisa diselesaikan secara hukum.

"Termasuk ke Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3, untuk bantu atasi masalah itu. Jangan sampai limbah B3 terus berada di sana, tanpa penanganan yang tepat. Itu kan bahaya buat warga. Makanya, dari KLHK agar turun," tutupnya.

(ega/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT