Duh! Penumpang Kereta Jarak Jauh Mulai Lupa Bawa Hasil Tes Antigen

Mulia Budi - detikNews
Minggu, 15 Mei 2022 13:48 WIB
Sejumlah penumpang berjalan setibanya di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis (5/5/2022). PT KAI mencatat pada H+2 Ramadhan sebanyak 14.700 pemudik kembali ke Jakarta melalui Stasiun Pasar Senen, sementara 14.900 lainnya kembali melalui Stasiun Gambir. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/nz
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Jakarta -

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat volume keberangkatan penumpang di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir kembali normal hari ini. Namun volume kedatangan penumpang masih tinggi.

"Normal untuk berangkat untuk datang masih agak tinggi," kata Kepala Humas KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa kepada wartawan, Minggu (15/5/2022).

Dia mengatakan ada 8.600 penumpang berangkat dari Stasiun Pasar Senen hari ini. Keterisian kereta berangkat sebanyak 42 persen sementara penumpang tiba ada 14.300 penumpang.

"Stasiun Pasar Senen jumlah KA 28 KA, penumpang berangkat 8.600 penumpang datang 14.300," ujarnya.

Lalu keterisian penumpang berangkat dari Stasiun Gambir hanya 40 persen atau 6.400 penumpang. Kemudian penumpang tiba di Stasiun Gambir sebanyak 9.600 penumpang.

"Stasiun Gambir jumlah KA 33 KA, penumpang berangkat 6.400 penumpang datang 9.600," jelasnya.

Eva menyampaikan volume penumpang tiba di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir biasanya 6.000-7.000 penumpang. Dia menyebut tak ada kereta tambahan yang dioperasikan karena keberangkatan telah kembali normal.

"Biasanya 6 sampai dengan 7 ribuan, iya keretanya berangkat dari daop 1 kereta-kereta reguler karena okupansi keberangkatan normal," ujarnya.

"(Penumpang tiba didominasi berasal dari wilayah) Jogja, Purwokerto, Solo, Surabaya, Semarang, Malang, Kutoarjo," lanjutnya.

Lebih lanjut, Eva menuturkan sejumlah penumpang mulai lupa membawa hasil negatif tes antigen. Dia menyebut persyaratan sudah divaksin dosis 2 harus membawa hasil negatif tes antigen tetap berlaku hingga kini.

"Mulai banyak yang berpikir kalau aturannya balik bahwa vaksin 2 kali nggak perlu antigen, padahal masih sama aturan tersebut bukan hanya pada saat angkutan lebaran tapi masih berlaku sampai dengan ada ketentuan selanjutnya," jelas Eva.

"Batal nggak, cuma mereka akhirnya buru-buru lari-lari antigen, di stasiun masih ada antigen cuma kalau mepet banget kan jadi berisiko. Lebih baik persiapan sejak awal supaya tenang berangkatnya," ujarnya.

Berikut ini persyaratan Pengguna Jasa Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) sesuai dengan SE Kemenhub No 49 Tahun 2022.

1. Vaksin ketiga (booster) tidak perlu menunjukkan hasil negatif screening COVID-19
2. Vaksin kedua wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen 1x24 jam atau tes RT-PCR 3x24 jam
3. Vaksin pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR 3x24 jam
4. Tidak/belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah dan hasil negatif tes RT-PCR 3x24 jam
5. Pelanggan berusia 6-17 tahun yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua tidak diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen.
6. Pelanggan berusia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen atau RT-PCR, namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan.

(idn/idn)