Penjajakan MRT Anies ke Eropa Munculkan Sindiran Masa Jabatan Tersisa

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 14 Mei 2022 21:04 WIB
Ribuan jamaah berkumpul di Jakarta International Stadium, Jakarta, Senin (2/5/2022). Usai rampung beberapa waktu lalu stadion JIS kini juga digunakan untuk melaksanakan salat Ied.
Anies Baswedan (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Gilbert juga menyinggung soal terintegrasinya transportasi JakLingko seperti yang dibicarakan Anies Baswedan. Dia juga menyebut kondisi sebenarnya tidak sesuai.

"Demikian juga ungkapan transportasi JakLingko yang terintegrasi, di lapangan tidak ada integrasi," terangnya.

Gilbert turut menyinggung Anies yang disebutnya enggan menyampaikan pertanggungjawaban dalam rapat dengan DPRD.

"Aneh, pergi ke luar negeri untuk bikin rencana jangka panjang, sedangkan rapat dengan DPRD saja tidak mau menyampaikan pertanggungjawaban," jelasnya.

Menurutnya, ada masalah yang lebih krusial di DKI Jakarta. Salah satunya ancaman wabah hepatitis akut.

"Bukannya bekerja menuntaskan masalah di DKI, apalagi sekarang ada wabah hepatitis akut. Bung Anies memang paling suka lepas tangan," bebernya.

PAN DKI Bela Anies

Sementara itu, PAN DKI tak mempermasalahkan Anies yang menjajaki kerjasama MRT dengan menteri Inggris. PAN menilai DKI Jakarta perlu terus belajar.

"Kunjungan kerja itu baik-baik saja, apalagi kalau sudah direncanakan sebelumnya. Apalagi untuk memperkuat sistem transportasi," kata Oman kepada wartawan, Sabtu (14/5).

Oman menyebut pentingnya belajar dari kota yang berhasil mengelola transportasi publik. Dia juga mendukung Jakarta melakukan studi banding.

"Kita perlu belajar sama kota-kota dunia yang sukses mengelola transportasi publik yang sifatnya massal. Apalagi dilanjutkan dengan studi banding, kita punya kesempatan untuk continues improvement," jelasnya.

Dia juga mengatakan Jakarta perlu terus belajar. Selain itu, penting meyakinkan warga untuk lebih memanfaatkan moda transportasi publik.

"Jakarta perlu terus belajar, selain infrastruktur yang terus dikembangkan, warga juga perlu terus diyakinkan untuk lebih memanfaatkan moda transportasi publik," tutupnya.


(lir/lir)