Kandidat Hoegeng Awards 2022

Cerita soal Kompol Setiyana: Tukin Bukan untuk Keluarga, tapi Tunjang Kinerja

Faizal Amiruddin - detikNews
Jumat, 13 Mei 2022 14:57 WIB
Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso selama hidupnya dikenal sebagai Kapolri yang berintegritas. Hoegeng juga memiliki sisi lain yang gemar melukis dan bermusik
Ilustrasi Hoegeng Awards 2022 (Andhika Prasetia/detikcom)
Tasikmalaya -

Kabag SDM Polres Kuningan, Kompol Setiyana, dikenal sebagai sosok polisi yang 'lurus'. Saking lurusnya, Setiyana disebut menggunakan tunjangan kinerja atau tukin hanya untuk menunjang kinerjanya, bukan untuk keluarga.

Kompol Setiyana merupakan salah satu kandidat Hoegeng Awards yang diusulkan pembaca detikcom. Sejumlah jabatan pernah diemban Setiyana mulai dari Kapolsek Cihideung hingga kini menjadi Kabag SDM Polres Kuningan.

Bhabinkamtibmas Desa Bugel, Kecamatan Ciawi, Tasikmalaya, Aipda Awan Nopiyana, menceritakan sikap dan tindakan Setiyana semasa menjadi Kapolsek Ciawi. Dia menyebut Setiyana punya integritas tinggi.

"Berintegritas tinggi, saya bangga pernah punya pimpinan seperti beliau," kata Awan, Kamis (12/5/2022).

Salah satu bukti integritas Kompol Setiyana terlihat dari pemanfaatan uang tunjangan kinerja alias tukin yang diterimanya. Awan mengatakan Setiyana tidak pernah menggunakan tukin selain untuk menunjang kinerja kepolisian, karena nama uang tersebut adalah tunjangan kinerja.

"Kan ada tukin (tunjangan kinerja). Nah beliau itu tak pernah memberikan uang itu ke keluarganya. Dia justru memanfaatkan haknya itu untuk menunjang kinerja. Beliau pernah bilang 'itu kan namanya juga uang tunjangan kinerja, ya digunakan untuk menunjang kinerja'," kata Awan.

Awan mengatakan sikap Setiyana itu membuat kinerja Polsek Ciawi selalu berjalan lancar. Beban-beban operasional yang bersifat taktis ditanggung Kapolsek.

"Misalnya kegiatan vaksinasi, ya untuk sekadar membeli air minum, snack dan lainnya beliau yang handle, tara riweuh (tak pernah repot). Atau misalnya kalau ada giat di lapangan, kondisi anggota selalu diperhatikan. Kita sudah makan apa belum, sering traktir anak buah. Sambil ditanya ada kendala apa," kata Awan.

Awan mengatakan Setiyana selalu bertanggung jawab atas apa yang dilakukan anak buahnya. Hal itu selalu membuat anak buahnya segan.

"Jadinya kita sebagai anak buah segan dan hormat. Diberi tugas apa pun siap, karena yakin di belakang kita ada komandan kita akan mem-back-up," kata Awan.

Sebagai Bhabinkamtibmas, Awan juga mengaku banyak belajar dari Setiyana dalam berinteraksi dengan masyarakat. Menurutnya, Setiyana mengajarkan sikap humanis saat berhadapan dengan warga.

"Masyarakat kan berbeda-beda, sesuai kultur dan karakternya masing-masing. Saya banyak belajar dari Pak Setiyana, bagaimana seorang polisi bersikap, harus supel harus humanis tapi tetap tegas," kata Awan.

Paur Humas Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Jajang Kurniawan, menyatakan Setiyana merupakan sosok pekerja keras dan disiplin.

"Sejauh yang saya kenal, beliau adalah senior yang pekerja keras dan disiplin. Untuk urusan pekerjaan beliau jadi panutan junior-juniornya," kata Jajang.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.