detikcom Do Your Magic

Sudah Mengadu ke DPRD DKI, Warga Terhalang Tembok SMKN 69 Tunggu Solusi

Danu Damarjati - detikNews
Jumat, 13 Mei 2022 14:37 WIB
Permukiman di sebalik tembok SMKN 69, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, RT11/RW7, 21 April 2022. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)
Permukiman di sebalik tembok SMKN 69, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, RT 11 RW 7, 21 April 2022. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)
Jakarta -

Warga yang akses rumahnya terhalang tembok SMKN 69 Jakarta telah mengadu ke wakil rakyat. Warga berharap solusi segera datang.

SMKN 69 Jakarta ada di Jl Swadaya Rawabadung, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Di belakangnya, ada permukiman warga RT 11 RW 007 Kelurahan Jatinegara.

Salah satu warga yang akses rumahnya terhalang tembok SMKN 69 Jakarta, Bresman Marboen, mengabarkan warga telah menyampaikan surat pengaduan ke DPRD DKI Jakarta pada 28 April 2022.

"Aduan kami diterima oleh Mujiono, Sekretariat Komisi E, di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat," kata Marboen kepada detikcom, Jumat (13/5/2022).

Warga RT11/RW7 Kelurahan Jatinegara Kecamatan Cakung mengadu ke DPRD DKI karena akses rumah terhalang tembok SMKN 69,  28 April lalu. (Dok warga via Bresman Marboen)Warga RT 11 RW 7 Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, mengadu ke DPRD DKI karena akses rumah terhalang tembok SMKN 69, 28 April lalu. (Dok warga via Bresman Marboen)
Warga RT11/RW7 Kelurahan Jatinegara Kecamatan Cakung mengadu ke DPRD DKI karena akses rumah terhalang tembok SMKN 69,  28 April lalu. (Dok warga via Bresman Marboen)Warga RT 11 RW 7 Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, mengadu ke DPRD DKI karena akses rumah terhalang tembok SMKN 69, 28 April lalu. (Dok warga via Bresman Marboen)

Dalam surat ke DPRD, termuat penjelasan warga RT 11 soal terhalangnya akses mereka oleh tembok SMKN 69 Jakarta. Masalah dimulai sejak 2019 saat pihak SMK mulai membangun tembok. Warga menyatakan lahan yang dibangun tembok itu adalah lahan kosong pada mulanya, lahan itu menjadi akses yang digunakan warga, termasuk anak sekolah, pekerja, dan pengguna kendaraan untuk beraktivitas.

Pada 16 Desember 2019, warga mengajukan permohonan ke Dinas Pendidikan DKI Jakarta agar diberi akses mobilitas tanpa terhalang tembok SMKN 69. Permohonan kedua diajukan pada 25 Februari. Namun warga merasa permohonannya tidak ditanggapi oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Setelah mengirim surat aduan ke DPRD DKI pada 28 April, belum ada perkembangan lebih lanjut. Kini warga berharap pemangku kepentingan segera bertindak membuka akses warga supaya tak terhalang tembok SMKN 69.

"Harapan kami, agar aktivitas perekonomian dan anak sekolah segera pulih seperti sediakala," kata Marboen.

Warga RT11/RW7 Kelurahan Jatinegara Kecamatan Cakung mengadu ke DPRD DKI karena akses rumah terhalang tembok SMKN 69,  28 April lalu. (Dok warga via Bresman Marboen)Warga RT 11 RW 7 Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, mengadu ke DPRD DKI karena akses rumah terhalang tembok SMKN 69, 28 April lalu. (Dok warga via Bresman Marboen)

Sebelumnya, wakil rakyat Jakarta mempersilakan warga yang terdampak tembok SMKN 69 itu untuk mengadu.

"Saya persilakan warga untuk mengadukan dengan bukti-bukti ke DPRD DKI, supaya kita bisa telaah lebih dalam lagi dan kita ambil kesimpulan," kata Ketua Komisi E DPRD DKI, Iman Satria, kepada detikcom, 22 April lalu.

Lahan SMKN 69 di Jakarta Timur itu merupakan lahan Pemprov DKI Jakarta, namun adanya tembok membuat warga jadi terhalang jalannya. Aduan ke DPRD DKI bakal ditindaklanjuti oleh anggota Dewan demi solusi bagi warga.

"Pasti harus ada solusi," kata Iman, anggota Dewan dari Fraksi Partai Gerindra.

(dnu/dnu)