Giring Kutuk Serangan ke Tsamara Usai Keluar dari PSI: Dia Nasionalis

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Kamis, 12 Mei 2022 17:02 WIB
Jakarta -

Eks kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany diserang sejumlah pihak dengan sebutan kadrun hingga 'antek Yaman'. Ketua Umum DPP PSI Giring Ganesha mengaku sedih lantaran serangan itu dilancarkan kepada Tsamara yang dinilai nasionalis.

"Saya jujur saja, kita kan sedih ya, maksud saya gitu. Saya tahu Tsamara adalah orang yang sangat nasionalis dan dia adalah orang yang sangat luar biasa," kata Giring di DPP PSI, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Kamis (12/5/2022).

Giring mengutuk keras serangan terhadap Tsamara Amany tersebut. Giring menyebut pihaknya akan tetap menjaga nama baik Tsamara Amany meskipun sudah keluar dari PSI.

"Begitu dia diserang seperti itu kita juga, makanya saya ngeluarin statement, pokoknya saya, kita tuh benar-benar mengutuk keras rasisme intinya seperti itu," kata Giring.

"Saya tahu bahwa Tsamara pokoknya semua itu adalah warga negara Indonesia, jadi kita walaupun Tsamara sudah punya advance, mimpi baru, kita sebagai partai, sebagai sahabat, selalu pintu kita terbuka buat Tsamara untuk kapan pun berjuang bersama lagi, dan kedua adalah solidaritas, kita akan terus menjaga Tsamara dan nama baiknya, pasti seperti itu," imbuhnya.

Tsamara Diserang Usai Keluar PSI

Untuk diketahui, Tsamara Amany mengambil keputusan untuk keluar dari PSI. Setelah keluar pun, sejumlah serangan dari SARA hingga cuitan 'antek Yaman' menyasar dirinya.

Ada dua serangan tertuju ke Tsamara setelah memutuskan hengkang dari PSI. Keduanya adalah soal komentar dari sebuah akun di Instagram yang menyebut Tsamara kembali ke habitat aslinya sebagai kadrun.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya: