ADVERTISEMENT

PSI Aksi Galang Koin Gorden Rumah Dinas DPR untuk Kesetjenan

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Kamis, 12 Mei 2022 15:08 WIB

Furqan menyebut bila koin yang terkumpul itu tak diterima pihak DPR, pihaknya akan mengalihkan untuk membeli gorden rumah rakyat. Nantinya, kata Furqan, pihaknya akan mencari rumah rakyat yang betul-betul membutuhkan gorden.

"Jika hasilnya pun memadai, artinya bisa untuk membuat sebuah gorden kalau nanti ditolak oleh DPR RI, maka nanti kita akan persembahkan nanti untuk gorden rumah rakyat yang betul-betul membutuhkan gorden bisa jadi di sekitar sini atau nanti di sekitar gedung Senayan," kata Furqan.

"Kita akan cari rakyat yang betul-betul membutuhkan gorden tapi tidak sanggup mengadakan gorden sehingga kami harapkan masyarakat bisa berpikir terutama para anggota Dewan siapa sesungguhnya yang membutuhkan gorden siapa sesungguhnya yang membutuhkan bantuan gorden apakah anggota Dewan yang terhormat atau rakyat yang betul-betul membutuhkan," imbuhnya.

Untuk diketahui, tender gorden rumah dinas anggota DPR dimenangi oleh PT Bertiga Mitra Solusi, perusahaan yang menawarkan harga tertinggi sebesar Rp 43,5 miliar. Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar belum memberikan penjelasan detail soal faktor yang melatarbelakangi pemenangan tender oleh perusahaan tersebut. Dalam keterangan tertulis, dia hanya menjelaskan soal kronologi pemenangan tender.

Indra awalnya menjelaskan, gorden, vitrase, dan blind yang ada saat ini di RJA Kalibata dan RJA Ulujami merupakan hasil dari proses pengadaan atau lelang tahun anggaran 2010 sehingga perlu adanya pengadaan gorden baru.

"Dengan demikian, usia atau masa pemakaiannya sudah 12 tahun sehingga sudah banyak yang lapuk dan rusak. Sejak 2020, sudah banyak permintaan dari anggota Dewan kepada Kesetjenan untuk mengganti gorden, vitrase, dan blind di unit-unit RJA, yang kondisinya sudah tidak layak," kata Indra melalui keterangan tertulis, Senin (9/5).

Namun, lanjut Indra, Kesetjenan DPR tidak bisa memenuhi permintaan anggota Dewan dimaksud karena belum adanya alokasi anggaran.

"Pada tahun anggaran 2022 baru didapatkan alokasi anggaran untuk penggantian gorden, vitrase, dan blind. Namun hanya bisa dialokasikan untuk 505 unit RJA Kalibata," terangnya.

Lalu Indra menjelaskan kronologi pengadaan gorden rumah dinas anggota DPR tersebut. Menurutnya, tender pekerjaan gorden dan blind DPR tahun anggaran 2022 dimulai pada 8 Maret 2022 dengan nilai HPS Rp 45.767.446.332.84.


(whn/eva)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT