Tersangka Korupsi Proyek IPDN Gowa Adi Wibowo Segera Disidang

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Rabu, 11 Mei 2022 10:58 WIB
Gedung baru KPK
Gedung KPK (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan berkas perkara tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan kampus IPDN di Gowa, Sulawesi Selatan, Adi Wibowo, telah lengkap. Mantan Kepala Divisi PT Waskita Karya itu akan segera disidang.

"Berkas perkara tersangka AW (Adi Wibowo) dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan konstruksi pembangunan gedung kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia TA 2011, dinyatakan lengkap," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (11/5/2022).

"Tim jaksa (10/5) telah selesai menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti (tahap II) untuk tersangka AW dari tim penyidik karena telah terpenuhinya seluruh kelengkapan isi berkas perkara," imbuhnya.

Ali menerangkan masa penahanan Adi Wibowo akan diperpanjang selama 20 hari ke depan. Tersangka kasus korupsi pembangunan kampus IPDN Gowa ini ditahan di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur.

"Tersangka AW masih tetap ditahan untuk 20 hari ke depan oleh tim jaksa, terhitung 10 Mei 2022 sampai dengan 29 Mei 2022 di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur," ujarnya.

KPK, kata Ali, akan segera menyusun surat dakwaan dalam kurun 14 hari. Ali menyebut persidangan untuk tersangka Ari Wibowo akan digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.

"Berkas perkara dan surat dakwaan dalam waktu 14 hari kerja, segera akan dilimpahkan oleh tim jaksa ke Pengadilan Tipikor. Persidangan diagendakan di Pengadilan Tipikor pada PN Pusat," ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, KPK menetapkan mantan pejabat pembuat komitmen (PPK) Pusat Administrasi Keuangan dan Pengelolaan Aset Sekretariat Jenderal Kemendagri Dudy Jocom sebagai tersangka. Dudy Jocom dijerat sebagai tersangka dugaan korupsi proyek gedung IPDN di Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Utara (Sulut).

Selain itu, KPK menetapkan dua tersangka lain dalam kasus tersebut. Dua tersangka itu ialah Adi Wibowo, dalam kasus dugaan korupsi pembangunan gedung kampus IPDN di Sulsel, dan Kepala Divisi Konstruksi VI PT Adhi Karya, Dono Purwoko, dalam kasus dugaan korupsi proyek gedung kampus IPDN di Sulut.

KPK menduga ada kesepakatan pembagian pekerjaan antara PT Waskita Karya dan PT Adhi Karya yang dilakukan sebelum lelang. Dudy diduga meminta fee sebesar 7 persen atas pembagian pekerjaan ini.

Lihat juga video '4 Pegawai BPK Diduga Terima Suap Rp 1,9 M dari Bupati Bogor':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman berikutnya.