Tersangka Korupsi Proyek IPDN Dono Purwoko Segera Disidang

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Rabu, 09 Mar 2022 17:55 WIB
Gedung baru KPK
Foto Ilustrasi KPK (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

KPK telah merampungkan berkas perkara Kepala Divisi Konstruksi VI PT Adhi Karya, Dono Purwoko. Dono akan diadili di kasus dugaan korupsi proyek kampus IPDN, Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Hari ini (9/3) dilaksanakan tahap II (penyerahan tersangka dan barang bukti) dengan tersangka DP (Dono) dari tim penyidik pada tim jaksa karena pemenuhan berkas perkaranya dinyatakan lengkap," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan Rabu (9/3/2022).

Ali mengatakan penahanan Dono akan diperpanjang selama 20 hari ke depan hingga 28 Maret 2022. Dia ditahan di Rutan KPK Pomdam Jaya Guntur.

Selanjutnya, Ali menyebut KPK segera menyusun surat dakwaan selama 14 hari dan dilimpahkan ke pengadilan. Dono akan disidang di Pengadilan Tipikor Jakarta.

"Pelimpahan berkas perkara sekaligus surat dakwaan akan dilakukan oleh tim jaksa dalam waktu 14 hari kerja," ujarnya.

KPK sebelumnya menetapkan Dudy Jocom sebagai tersangka, selaku mantan pejabat pembuat komitmen (PPK) Pusat Administrasi Keuangan dan Pengelolaan Aset Sekretariat Jenderal Kemendagri. Dudy Jocom dijerat sebagai tersangka dugaan korupsi proyek gedung IPDN di Sulsel dan Sulawesi Utara (Sulut).

Selain itu, KPK menetapkan dua tersangka lain dalam kasus tersebut. Dua tersangka itu ialah Kepala Divisi Gedung PT Waskita Karya, Adi Wibowo, dalam kasus dugaan korupsi pembangunan gedung kampus IPDN di Sulsel, dan Kepala Divisi Konstruksi VI PT Adhi Karya, Dono Purwoko, dalam kasus dugaan korupsi proyek gedung kampus IPDN di Sulut. Mereka berdua telah ditahan.

KPK menduga ada kesepakatan pembagian pekerjaan antara PT Waskita Karya dan PT Adhi Karya yang dilakukan sebelum lelang. Dudy diduga meminta fee sebesar 7 persen atas pembagian pekerjaan ini.

Dudy juga telah terbukti bersalah melakukan tindak korupsi pembangunan gedung kampus IPDN di Sumbar dan Riau. Dalam kasus itu, ia telah divonis bersalah di kasus korupsi pembangunan gedung Kampus IPDN Sumbar dan dihukum 4 tahun penjara serta denda Rp 100 juta subsider 1 bulan kurungan.

Lihat juga video 'Diperiksa KPK, Eks Mendagri Gamawan Fauzi Ditanyai Proyek IPDN':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/zap)