Politikus Demokrat Jemmy Setiawan Diperiksa KPK Lagi di Kasus Bupati PPU

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Selasa, 10 Mei 2022 10:48 WIB
Politikus Partai Demokrat Jemmy Setiawan mendatangi KPK
Politikus Partai Demokrat Jemmy Setiawan mendatangi KPK. (Muhammad Hanafi Aryan/detikcom)
Jakarta -

KPK kembali memanggil Politikus Partai Demokrat Jemmy Setiawan hari ini. Dia dikonfirmasi sebagai saksi di kasus korupsi Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud.

"Hari ini (10/5) pemeriksaan saksi (tindak pidana korupsi) TPK kegiatan pekerjaan pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, tahun 2021-2022," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (10/5/2022).

Nantinya, Jemmy dijadwalkan menghadiri pemeriksaan di gedung KPK Merah Putih, Kuningan, Jakarta Selatan. Namun, Ali belum merincikan hal yang akan dikonfirmasikan kepada Jemmy.

"Pemeriksaan dilakukan di gedung KPK Merah Putih, atas nama Jemmy Setiawan," sambung Ali.

Pantauan detikcom, di lobi gedung KPK Merah Putih, pukul 09.55 WIB, Jemmy Setiawan tampak datang mengenakan kemeja putih. Dia datang seorang diri.

Jemmy sempat menjawab beberapa pertanyaan terkait pemanggilannya. Namun, dia hanya berkomentar sedikit.

"Mungkin melengkapi kali ya, nggak ada berkas yang dibawa," ucap Jemmy Setiawan kepada wartawan di lobi gedung Merah Putih KPK, Selasa (10/5/2022).

Diketahui, Jemmy sebelumnya telah menghadiri panggilan KPK pada 29 April 2022. KPK meminta keterangan Jemmy soal Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat di Kalimantan Timur (Kaltim).

"Saksi hadir dan dikonfirmasi antara lain mengenai adanya pertemuan dengan tersangka AGM (Abdul Gafur Mas'ud) terkait kegiatan musyawarah daerah atau musda pengurus daerah Partai Demokrat Kalimantan Timur," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (30/3/2022).

Dalam pemeriksaan tersebut, Jemmy mengaku diperiksa soal Musda di Kaltim. Saat itu Abdul Gafur Mas'ud mencalonkan diri sebagai Ketua DPD Demokrat Kaltim sebelum ditangkap KPK.

"(Ditanya) seputar Musda. Hanya menjelaskan seputar prosesnya saja. Proses Musdanya itu," ucap Jemmy setelah menjalani pemeriksaan di KPK.


Bantah Aliran Dana Korupsi ke Demokrat

Jemmy membantah soal dugaan aliran uang dalam perkara yang menjerat Abdul Gafur ke Partai Demokrat. Abdul Gafur sendiri diketahui sebagai salah satu kader Partai Demokrat serta menjabat Ketua DPC Partai Demokrat Balikpapan.

"Pemberian ke mana? Proses Musda? Nggak ada. Nggak ada," kata Jemmy.

(yld/yld)