Pemprov DKI Pastikan Beri Sanksi Pegawai yang Bolos Kerja Usai Libur Lebaran

Nahda Rizki Utami - detikNews
Senin, 09 Mei 2022 13:37 WIB
Kepala Bidang Pengendalian Pegawai, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Wahyono.
Foto Kepala BKD DKI Wahyono: (Nahda Rizki Utami/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan akan memberikan sanksi kepada pegawainya yang tidak masuk kerja usai libur Lebaran 2022. Sanksi diberikan kepada pegawai yang tidak masuk kerja tanpa keterangan.

Kepala Bidang Pengendalian Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Wahyono menuturkan sanksi disiplin hingga potongan tunjangan kinerja daerah (TKD) akan diberikan kepada pegawai yang tidak masuk kerja. Hal itu berlaku bagi pegawai yang juga terlambat masuk kerja.

"Ada sanksi pasti. Apalagi sekarang kan tidak masuk tanpa keterangan 3 hari sudah kena sanksi disiplin," kata Wahyono kepada wartawan, Senin (9/5/2022).

"Selain sanksi disiplin itu ada potongan untuk TKD karena ketika dia tidak masuk terlambat aja ada potongan," sambungnya.

Lebih lanjut, Wahyono mengatakan sanksi ringan akan diberikan jika pegawai Pemprov DKI tidak masuk selama tiga hari berturut-turut. Sementara itu, sanksi pemberhentian diberikan jika pegawai Pemprov DKI tidak masuk selama 28 hari berturut-turut.

"Iya kalau tidak masuk kerja itu kalau 3 hari itu sanksi ringan, berjenjang, sampai kalau 28 hari itu udah pemberhentian," ujarnya.