Motor Cegat Mobil di Jakbar: Viral 'Perampokan', Ternyata Salah Paham

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 05 Mei 2022 08:01 WIB
ilustrasi kejahatan kriminal perampokan pembunuhan pemerkosaan pencopetan
Foto: Andi Saputra/detikcom
Jakarta -

Media sosial dihebohkan oleh aksi perampokan yang terjadi di sebuah ruas jalan. Aksi nekat itu dilakukan dengan modus mencegat laju mobil milik korban.

Peristiwa itu terjadi di daerah Kembangan, Jakarta Barat. Video viral itu awalnya memperlihatkan seorang pria pengendara motor melintas di samping kendaraan mobil.

Pemotor pria itu lalu secara tiba-tiba memotong laju kendaraan mobil korban hingga terhenti di tengah jalan. Pemotor pria itu lalu mendekat ke arah mobil korban.

"Buka kaca," kata pemotor pria dalam video viral, seperti dilihat Rabu (4/5/2022).

Ucapan pemotor pria itu diduga menjadi awal mula percobaan perampokan. Namun, usut punya usut, dugaan perampokan itu tidak pernah terjadi.

"Tidak ada. Jadi bahasa percobaan perampokan itu hanya kesalahpahaman yang diedarkan pelapor," kata Kanit Reskrim Polsek Kembangan AKP Reno Apri Wijayanto saat dihubungi.

Pemotor Sempat Ditangkap

Peristiwa dugaan percobaan perampokan dengan modus cegat mobil itu terjadi di dekat Mal Puri Kembangan, Jakarta Barat. Peristiwa itu terjadi pada Senin (2/5).

Polisi kemudian bergerak cepat terkait kasus tersebut. Pemotor inisial M ini kemudian sempat ditangkap.

"Terkait video yang beredar, sudah kami amankan terlapor," kata Kapolsek Kembangan Kompol Binsar H Sianturi.

Pelapor-Terlapor Diklarifikasi

Kanit Polsek Kembangan AKP Reno Apri Wijayanto mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan terkait viral dugaan perampokan modus cegat mobil. Pelapor dan terlapor pun telah diperiksa.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (2/5) di Kembangan, Jakarta Barat. Reno mengatakan kasus itu berawal saat pemotor inisial M (45) mengejar pengendara mobil.

Dia menyebut pemotor M mengejar pengendara mobil setelah tidak terima difoto-foto dari dalam mobil oleh pengendara mobil tersebut.

"Informasi dari keterangan terlapor bahwa si pelapor ini ada kegiatan main handphone yang menurut keterangan terlapor melakukan kegiatan foto-foto ke terlapor sehingga dikejar oleh terlapor," terang Reno.

"Iya, jadi nggak terima ada kegiatan foto-foto, makanya dikejar itu," tambahnya.

Polisi sebut perampokan tidak terjadi. Simak selengkapnya di halaman berikutnya:

Saksikan juga 'Viral Pria Ngaku Polisi Gebrak Ambulans Bawa Pasien di Sukabumi':

[Gambas:Video 20detik]