ADVERTISEMENT

Cerita Pengunjung Dufan Kelaparan-Antre 2 Jam Coba Wahana Baru Rumah Riana

Wildan Noviansah - detikNews
Rabu, 04 Mei 2022 16:15 WIB
Antrean pengunjung wahana Rumah Riana di Dufan
Antrean pengunjung wahana Rumah Riana di Dufan (Wildan/detikcom)

Dihubungi terpisah, Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Ariyadi Eko Nugroho mengatakan wahana tersebut merupakan wahana modifikasi dari rumah kaca yang sebelumnya ada. Dalam membangun wahana itu, pihaknya bekerja sama dengan salah seorang pesulap terkemuka Indonesia.

"Kami ada menyuguhkan wahana baru Rumah Riana, rumah modifikasi yang sebelumnya bernama rumah kaca. Kita kolaborasi dengan pesulap Indonesia yang go international The Sacred Riana untuk membuat Rumah Riana ini," ungkapnya.

"Kita menyusuri labirin di dalam rumah, di dalamnya ada teka-teki yang harus kita pecahkan bersama-sama supaya kita bisa keluar. Ada efek audio visual di dalamnya yang membuat suasana lebih menegangkan," sambungnya.

Strategi Pengelola Ancol Cegah Pengunjung Sulit Dapat Parkir

Eko mengatakan pihaknya menempatkan petugas di beberapa titik untuk mencegah pengunjung kesulitan mendapat lahan parkir gara-gara membeludaknya pengunjung. Nantinya, sejak dari pintu masuk, para pengunjung akan diimbau untuk mengisi kantong parkir yang sudah tersedia, khususnya di bagian barat dan selatan Ancol. Jika sudah penuh, baru akan diarahkan untuk mengisi parkiran di bagian timur.

Dia menyebut sebetulnya banyak kantong parkir yang tersedia di kawasan Ancol, mulai bagian selatan, barat, maupun utara. Namun, karena banyaknya pengunjung yang ingin ke pantai, mereka mengandalkan lahan parkir sebelah timur tepatnya di dekat Pantai Lagoon dan Beach Pool.

"Saat ini masih tersedia di area tengah dekat gondola, di area selatan dekat Ecovention dan sebetulnya di area utara di Pantai Festival masih ada diisi," ucapnya.

Lebih lanjut, Eko juga mengimbau para pengunjung untuk mengisi terlebih dahulu kantong parkir yang kosong meskipun tujuan mereka ke pantai di bagian Timur. Nantinya, untuk ke sana, mereka bisa menaiki transportasi publik yang sudah disediakan.

"Jadi kami mengarahkan semua pengunjung untuk mengisi kantong kantong parkir tersebut dan selanjutnya bisa menuju ke area pantai dengan publik transportasi kita," pungkasnya.


(fas/fas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT