Polisi Amankan Puluhan Anggota Geng Motor di Bogor, 3 Positif Narkoba

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Sabtu, 30 Apr 2022 00:55 WIB
Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro (Rizky/detikcom)
Foto: Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro (Rizky/detikcom)
Bogor -

Polresta Bogor Kota kembali mengamankan puluhan anggota geng motor. Polisi akan terus mengamankan konvoi-konvoi yang berpotensi meresahkan masyarakat.

"Kami kembali mengamankan aksi para geng motor dari Moonraker yang rencananya mereka akan melaksanakan hari ulang tahun," kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo Condro kepada wartawan, Jumat (29/4/2022).

Susatyo menjelaskan mereka diamankan dengan barang bukti sejumlah bendera dan motor. Polisi mengamankan para anggota geng motor ini dari tiga tempat yang berbeda.

"Sebanyak 39 orang kami amankan dengan barang bukti satu buah bendera besar, enam bendera sedang, dan 12 motor di tiga lokasi yang berbeda. Yaitu di Air Mancur, Sawojajar, dan Sukasari," ungkapnya.

Susatyo mengimbau agar tidak menggelar konvoi-konvoi semacam itu. Pihaknya tak akan segan menindak tegas kelompok yang meresahkan masyarakat.

Adapun polisi menilang seluruh kendaraan yang diamankan itu. Saat dites urine, tiga di antara anggota geng motor itu positif narkoba.

"Saat ini kami telah melaksanakan tes urine dan juga penindakan lalu lintas, sebanyak 12 kendaraan kami tilang, dan tiga diantaranya positif menggunakan obat keras. Akan kami lakukan rehabilitasi selama 2 minggu," tuturnya.

Susatyo mengimbau masyarakat agar tak menggelar takbir keliling. Pasalnya, hal tersebut bisa memicu terjadinya tawuran antarkelompok.

"Biasanya konvoi-konvoi berujung pada tawuran antar kelompok. Nanti bersinggungan di jalan, lempar-lemparan petasan, dan sebagainya. Kita terus mengupayakan agar tidak terjadi hal demikian," imbuh Susatyo.

Diberitakan sebelumnya, sekelompok pemotor yang membawa bendera bertulisan 'XTC' membuat ulah di Jalan Surya Kencana, Kota Bogor, Jawa Barat. Mereka berkonvoi menggunakan motor dan membuat macet hingga terlibat keributan dengan warga dan ojek online.

"Kami mendapatkan informasi bahwa kelompok XTC ini akan melakukan kumpul-kumpul sehingga dari berbagai titik mereka akan menuju kota, sehingga kami menyebar personel dan sempat terjadi keributan di sekitar Gang Aut. Dimana (kelompok XTC) sempat terjadi bentrok dengan beberapa warga dan juga ojol (ojek online) di sana," kata Susatyo, Kamis (28/4).

(drg/drg)