ADVERTISEMENT

Grab Copot Posisi Karyawan di Kasus Diskriminasi Calon Mitra Tuli

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Jumat, 29 Apr 2022 17:38 WIB
Selama masa karantina, banyak tempat makan dan restoran yang tutup di Thailand. Aplikasi online pun jadi salah satu solusinya. Masyarakat merasa sangat terbantu dengan adanya aplikasi online seperti grab food dan Food Panda.
Foto Ilustrasi Grab (Getty Images/Lauren DeCicca)
Jakarta -

Grab memindahkan posisi karyawannya yang telah melakukan diskriminasi terhadap calon mitra Grab penyandang tunarungu. Karyawan tersebut juga akan ditugaskan untuk membantu komunitas disabilitas.

Penyandang disabilitas tunarungu itu bernama Tonanda Putra. Karyawan pelaku diskriminasi terhadap Tonanda dipindahtugaskan ke bagian administrasi. Karyawan tersebut juga diberi pelatihan tentang budaya disabilitas.

"Mencopot karyawan Grab terkait dari posisinya, menghentikan semua perannya di lini depan dan memindahtugaskan beliau ke pekerjaan administrasi. Sesuai prosedur ketenagakerjaan, tindakan ini disertai pemberian surat peringatan keras. Karyawan tersebut juga akan diberikan pelatihan tentang budaya disabilitas, yang akan dimulai pada tanggal 9 Mei 2022," tulis Grab dalam situs resminya, Jumat (29/4/2022).

Karyawan tersebut juga diwajibkan membantu komunitas penyandang disabilitas. "Sebagai bagian dari proses pengembangan diri, karyawan tersebut diwajibkan untuk menggunakan sebagian jam kerjanya untuk membantu komunitas penyandang disabilitas yang bekerja sama dengan Grab dan akan dimulai pada tanggal 9 Mei 2022," tulis Grab.

Selain itu, Grab telah mengganti semua petugas sekuriti yang berada di lokasi kejadian. Petugas yang baru akan menjalani pelatihan tentang budaya disabilitas.

"Mengganti semua petugas sekuriti di lokasi Cakung efektif tanggal 28 April 2022 dengan personil baru, yang akan menjalani pelatihan tentang budaya disabilitas yang diberikan oleh tim Grab pada 9 Mei 2022, yang dirancang bersama Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI)," jelasnya.

Simak juga video 'Permintaan Maaf Grab soal Diskriminasi Disabilitas Dinilai Netizen Tak Tulus':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT