Grab Ganti Sekuriti Usai Calon Mitra Tuli Alami Diskriminasi!

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Jumat, 29 Apr 2022 17:24 WIB
Aplikasi Grab
Foto Ilustrasi aplikasi Grab (Shutterstock)
Jakarta -

Viral calon mitra Grab penyandang tunarungu mengalami diskriminasi saat menghadiri wawancara. Grab telah melakukan sejumlah investigasi dan hasilnya sudah keluar.

Diketahui, bahwa penyandang disabilitas tunarungu itu bernama Tonanda Putra. Berdasarkan investigasi tersebut, Grab akhirnya telah menemui Tonanda.

"Perwakilan Grab telah menemui Bapak Tonanda Putra Natadiningrat beserta keluarga pada tanggal 27 April 2022 dan menyampaikan permohonan maaf secara langsung, didampingi penerjemah Bahasa Isyarat Indonesia dari Pusat Layanan Juru Bahasa Isyarat," tulis Grab dalam situs resminya, Jumat (29/4/2022).

Grab mengapresiasi sambutan positif dari Tonanda. Grab juga telah menyampaikan maaf kepada pihak keluarga Tonanda.

"Dengan segala kerendahan hati, Grab Indonesia sangat mengapresiasi sambutan positif Bapak Tonanda yang telah berkenan menerima permintaan maaf kami, dan menyampaikan beberapa masukan berharga agar tim lini depan kami dapat melayani dan berkomunikasi lebih baik dengan Teman Tuli," lanjut Grab.

Grab juga telah mencopot karyawan yang melakukan diskriminasi tersebut dari posisinya. Dia dipindahtugaskan ke bagian administrasi. Karyawan tersebut juga diberikan pelatihan tentang budaya disabilitas.

"Mencopot karyawan Grab terkait dari posisinya, menghentikan semua perannya di lini depan dan memindahtugaskan beliau ke pekerjaan administrasi. Sesuai prosedur ketenagakerjaan, tindakan ini disertai pemberian surat peringatan keras. Karyawan tersebut juga akan diberikan pelatihan tentang budaya disabilitas, yang akan dimulai pada tanggal 9 Mei 2022," tegas Grab.

Karyawan tersebut juga diwajibkan untuk membantu komunitas penyandang disabilitas. "Sebagai bagian dari proses pengembangan diri, karyawan tersebut diwajibkan untuk menggunakan sebagian jam kerjanya untuk membantu komunitas penyandang disabilitas yang bekerja sama dengan Grab dan akan dimulai pada tanggal 9 Mei 2022," tulis Grab.

Selain itu, Grab telah mengganti semua petugas sekuriti yang berada di lokasi kejadian. Petugas yang baru akan menjalani pelatihan tentang budaya disabilitas.

"Mengganti semua petugas sekuriti di lokasi Cakung efektif tanggal 28 April 2022 dengan personil baru, yang akan menjalani pelatihan tentang budaya disabilitas yang diberikan oleh tim Grab pada 9 Mei 2022, yang dirancang bersama Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI)," jelasnya.

Bagaimana respons Grab? Silakan baca di halaman selanjutnya.