Biografi Ki Hajar Dewantara Lengkap, Mari Disimak Jelang Hardiknas 2 Mei

ADVERTISEMENT

Biografi Ki Hajar Dewantara Lengkap, Mari Disimak Jelang Hardiknas 2 Mei

Lianna Leticia - detikNews
Sabtu, 30 Apr 2022 21:29 WIB
ilustrasi ki hajar dewantara
Biografi Ki Hajar Dewantara Lengkap, Mari Disimak Jelang Hardiknas 2 Mei (Foto: Fuad Hasyim/detikcom)

Biografi Ki Hajar Dewantara Lengkap: Mendirikan Taman Siswa dan Ganti Nama

Setelah kembali ke Indonesia pada bulan September 1919, Suwardi Suryaningrat bergabung dengan sekolah konstruksi milik kakaknya dan memutuskan untuk mendirikan sebuah lembaga pendidikan pada tahun 1922 yang bernama Nationaal Onderwijs Instituut Tamansiswa atau Perguruan Nasional Tamansiswa.

Perguruan Nasional Taman Siswa terbagi dalam berbagai tingkat, mulai dari taman kanak-kanak hingga pendidikan menengah atas.

Lahirnya Perguruan Nasional Taman Siswa mendapat sambutan baik dari masyarakat, dan mulai tumbuh di mana-mana dengan dijiwai oleh semangat cinta Tanah Air.

Dengan berdirinya Taman Siswa, Suwardi Suryaningrat akhirnya berhasil mendirikan sebuah lembaga pendidikan yang meletakkan dasar-dasar bagi sistem pendidikan nasional di Tanah Air.

Pada 3 Februari 1928, Suwardi Suryaningrat memutuskan untuk menganti namanya menjadi Ki Hajar Dewantara.

Menurut Ki Utomo Darmadi, Hadjar sendiri memiliki arti pendidik, Dewan berarti utusan, dan Tara dengan arti tak tertandingi. Jika disatukan, makna dari nama Ki Hajar Dewantara adalah 'Bapak Pendidik Utusan Rakyat yang Tak Tertandingi Menghadapi Kolonialisme'.

Ki Hajar Dewantara tutup usia pada 26 April 1959 di Padepokannya. Dia disemayamkan di Pendopo Agung Taman Siswa Yogyakarta.

Kelahiran Hari Pendidikan Nasional

Berkat perjuangan Ki Hajar Dewantara, tanggal kelahirannya ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional. Ia juga dikukuhkan sebagai pahlawan nasional yang kedua oleh Presiden Soekarno pada 28 November 1959 berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 305 Tahun 1959, 28 November 1959).

Bagian dari semboyan ciptaannya "tut wuri handayani" dijadikan slogan serta logo dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Selain itu, namanya juga diabadikan di salah satu kapal perang di Indonesia yaitu KRI Ki Hajar Dewantara. Potret dirinya juga dicetak dalam uang kertas Rp 20.000 tahun emisi 1998.

Demikianlah biografi Ki Hajar Dewantara lengkap beserta dengan informasi yang menyertainya. Semoga bermanfaat!


(izt/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT