ADVERTISEMENT

Agus Salim, Tokoh Kemerdekaan yang Aktif di Dunia Jurnalistik

Kanya Anindita Mutiarasari - detikNews
Rabu, 10 Nov 2021 14:38 WIB
ilustrasi agus salim
Agus Salim / Foto: Ilustrasi: Kiagoos Auliansyah
Jakarta -

Haji Agus Salim atau yang lebih dikenal dengan Agus Salim merupakan ulama sekaligus tokoh pejuang kemerdekaan. Ia berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat dan memiliki nama kecil Masyhudul Haq.

Agus Salim pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri. Tak hanya itu, ia juga dikenal aktif dalam dunia jurnalistik. Berikut ulasan profil Agus Salim.

Agus Salim: Lahir dari Keluarga Ningrat

Dikutip dari situs Kepustakaan Presiden Perpusnas, Agus Salim lahir di Bukit Tinggi, Sumatera Barat, 9 Oktober 1884. Ayahnya yang bernama Sutan Mohammad Salim merupakan seorang kepala jaksa di Pengadilan Tinggi Riau. Ibunya yang bernama Siti Zaenah berasal dari keluarga terpandang.

Agus Salim: Riwayat Pendidikan

Agus Salim mulai menempuh pendidikan saat berusia 7 tahun. Di bawah ini tertera informasi pendidikan yang dienyam oleh Agus Salim.

  • Europeesche Lagere School (ELS) = setara dengan SD.
  • Hoogere Burgerschool (HBS) di Batavia (Jakarta) = setara dengan SMP.

Agus Salim: Riwayat Karir Semasa Hidup

Semasa hidupnya, Agus Salim mengemban banyak jabatan, mulai dari anggota BPUPKI hingga menjadi Menteri. Hal tersebut membawa Agus Salim menjadi tokoh yang dikenal luas oleh masyarakat. Berikut riwayat karir Agus Salim.

  • Anggota Volksraad (1921-1924)
  • Anggota panitia 9 BPUPKI yang mempersiapkan UUD 1945
  • Menteri Muda Luar Negeri Kabinet Sjahrir II dan Sjahrir III (1946-1947)
  • Pembukaan hubungan diplomatik Indonesia dengan negara-negara Arab, terutama Mesir (1947)
  • Menteri Luar Negeri Kabinet Amir Sjarifuddin I dan Amir Sjarifuddin II (1947-1948)
  • Menteri Luar Negeri Kabinet Hatta I dan Hatta II (1948-1949)

Agus Salim: Aktif di Dunia Jurnalistik

Agus Salim menekuni dunia jurnalistik sejak tahun 1915 di Harian Neratja sebagai Redaktur II. Kemudian, ia diangkat menjadi Ketua Redaksi. Kegiatannya dalam bidang jurnalistik menjadikannya Pemimpin Harian Hindia Baroe di Jakarta.

Agus Salim mendirikan Suratkabar Fadjar Asia. Selain itu, ia menjabat sebagai Redaktur Harian Moestika di Yogyakarta dan membuka kantor Advies en Informatie Bureau Penerangan Oemoem (AIPO). Agus Salim juga aktif dalam dunia politik sebagai pemimpin organisasi Sarekat Islam.

Agus Salim: Menguasai Tujuh Bahasa Asing

Agus Salim menguasai tujuh bahasa asing, di antaranya:

  • Belanda
  • Inggris
  • Jerman
  • Perancis
  • Arab
  • Turki
  • Jepang.

Haji Agus Salim pernah menjadi penerjemah Konsulat Belanda di Jeddah Arab Saudi. Pada masa jabatannya sebagai Menteri Luar Negeri (3 Juli 1947 - 20 Desember 1949), Agus Salim menjadi ketua delegasi Indonesia dalam Inter Asian Relation Conference di India dan berusaha membuka hubungan diplomatik dengan sejumlah Negara Arab, terutama Mesir dan Arab Saudi.

Kisah selanjutnya tentang Agus Salim dapat disimak di halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT