ADVERTISEMENT

Beda Cerita soal Ujang Versi Kerabat Ngadu ke Jokowi dan Korban Penganiayaan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 25 Apr 2022 08:29 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat pengaduan langsung dari pedagang Pasar Bogor soal maraknya praktik pungutan liar (pungli). (Screenshot video viral)
Foto: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat pengaduan langsung dari pedagang Pasar Bogor soal maraknya praktik pungutan liar (pungli). (Screenshot video viral)
Bogor -

Sosok Ujang Sarjana menjadi sorotan usai dua orang pedagang curhat secara histeris ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Bogor. Terbaru, ada perbedaan cerita antara dua pedagang yang curhat ke Jokowi itu dengan orang yang diduga korban penganiayaan Ujang Sarjana.

Dua pedagang di Pasar Bogor yang curhat secara histeris ke Jokowi itu ialah Rahman (20) dan kakak perempuannya, Kurniali (23). Mereka menyebut Ujang Sarjana, yang disebut sebagai om (paman) mereka, ditangkap polisi karena melawan pungutan liar (pungli) di Pasar Bogor.

"Bapak, di sini banyak pungli, Pak. Tolong, Bapak. Om kami menolak pungli, ditangkap polisi," ujar Rahman, ditimpali Kurniali, kepada Jokowi di Pasar Bogor, Bogor, Jawa Barat, Kamis (21/4/2022).

Jokowi meminta kedua pedagang itu menyampaikan keluhan secara tenang. Seskab Pramono Anung pun mencatat keluhan dua pedagang itu.

Kesaksian Pedagang Korban Ujang

Pedagang yang menjadi korban pengeroyokan Ujang dan enam temannya kemudian buka suara. Pria bernama Ardiansyah itu mengaku dirinya dikeroyok saat sedang berjualan rokok.

"Saya termasuk korban pengeroyokan. Waktu itu saya sedang berjualan air mineral dan rokok," ujar Ardiansyah kepada wartawan, Minggu (24/4/2022).

Pedagang bogorPedagang di Bogor yang diduga korban penganiayaan Ujang (Foto: dok. istimewa)

Ardiansyah mengatakan dirinya dibatasi tak boleh berjualan di salah satu gang. Dia mengaku menolak hingga berujung dikeroyok.

"Saya dibatasi tidak boleh berjualan di salah satu gang tersebut," ucapnya.

Dia mengaku sempat terlibat cekcok sebelum dikeroyok. Dia mengaku ada bukti visum atas kejadian itu.

"Kemudian terjadi cekcok adu mulut, dan akhirnya setelah kami membagikan air mineral tiba-tiba ada yang memukul teman saya, Saudara Ade Komeng. Dan saya ingin membantu dia, kemudian saya ikut dikeroyok sampai lengan saya memar bengkak, ada bukti visum dari kepolisian," ucapnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Lihat juga Video: Soraya Cassandra, Hijaukan Secuil Lahan di Tanah Urban

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT