Bareskrim Panggil Manajer Klub Basket DNA Bima Perkasa Terkait DNA Pro

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Kamis, 21 Apr 2022 14:15 WIB
Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.
Ilustrasi Bareskrim Polri (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Klub basket DNA Bima Perkasa Yogyakarta turut terseret kasus robot trading DNA Pro Akademi yang diusut Bareskrim Polri. Manajer Bima Perkasa Yogyakarta berinisial IP dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi.

"Manajer klub Bima perkasa saudara IP menyampaikan akan memenuhi dan menghadiri panggilan penyidik sebagai saksi pada Kamis, 21 April 2022," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko kepada wartawan, Kamis (21/4/2022).

Gatot mengatakan Bareskrim terus memeriksa sejumlah saksi dalam kasus ini. Setidaknya sudah ada 10 korban DNA Pro yang diperiksa oleh penyidik Bareskrim Polri.

"Total saksi korban yang sudah dilakukan pemeriksaan sebanyak 10 orang, kemudian melakukan pemeriksaan saksi ahli dari Kementerian Perdagangan," ujarnya.

Sebelumnya, manajemen Bima Perkasa mengklaim masih akan menggunakan nama DNA Bima Perkasa di kompetisi Indonesia Basketball League (IBL) 2022. Padahal robot trading DNA Pro Akademi telah dinyatakan ilegal.

Dikutip dari detikJateng, DNA Pro Akademi pada IBL musim 2022 ini menjadi sponsor utama untuk tim asal Kota Gudeg itu. Dalam kontrak itu, DNA Pro Akademi menjadi sponsor utama hingga akhir musim.

"Kami tetap akan gunakan nama DNA Bima Perkasa selama diperbolehkan oleh operator kompetisi dan pihak DNA," kata owner Bima Perkasa Jogja, Edy Wibowo, Selasa (22/2).

Keputusan itu dibuat Edy karena sampai saat ini belum ada surat dari operator kompetisi dan DNA Pro Akademi terkait dengan penggunaan nama DNA.

Dikatakan Edy, kasus yang dihadapi oleh DNA Pro Akademi sejauh ini tidak berpengaruh terhadap teknis persiapan tim menghadapi sisa musim IBL 2022.

"Tidak berpengaruh. Persiapan tim tetap jalan," ujarnya.

(drg/haf)