ADVERTISEMENT

PAN Minta Kejelasan Status Kuasa Hukum Ade Armando yang Laporkan Sekjen

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 21 Apr 2022 11:18 WIB
Sarifuddin Sudding (Rolando Fransiscus Sihombing/detikcom)
Sarifuddin Sudding (Rolando Fransiscus Sihombing/detikcom)
Jakarta -

Pihak kuasa hukum Ade Armando melaporkan Sekjen PAN Eddy Soeparno ke Polda Metro Jaya buntut cuitan penistaan agama. PAN meminta kejelasan status pelapor yakni kuasa hukum Ade Armando.

"Kami meminta kejelasan status hukum dari Saudara Muannas Alaidid selaku kuasa hukum Ade Armando yang sah, mengingat somasi yang dilayangkan terhadap Sekjen PAN Eddy Soeparno, melampirkan surat kuasa khusus mewakili Ade Armando dalam kasus tindak pidana pengeroyokan sebagaimana Pasal 170 dan dugaan penganiayaan Pasal 351 KUHP yang terjadi di depan gedung DPR/MPR pada tanggal 11 April 2022," kata Ketua DPP PAN Sarifuddin Sudding dalam keterangannya, Kamis (21/4/2022).

"Dan bukan tindak pidana pencemaran nama naik atau berita bohong melalui media elektronik Pasal 310 atau 311 KUHP dan atau Pasal 14 dan 15 UU RI No. 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang ITE, sesuai laporan polisi yang disampaikan di SPKT Polda Metro Jaya pada tanggal 18 April 2022, pukul 21.45 WIB," katanya.

Sudding, yang juga anggota Komisi III DPR, menekankan pentingnya keabsahan status para kuasa hukum Ade Armando. Karena itu, Sudding meminta surat kuasa dari Ade Armando diperlihatkan.

Maka, menurutnya, ada kejelasan kalau pelapor yang melaporkan Eddy Soeparno benar dikuasakan oleh Ade Armando.

"Kita tidak mau membuang waktu untuk melakukan tindakan hukum di kemudian hari, sementara pihak yang dituju ternyata tidak dalam kapasitas mengirimkan somasi dan melaporkan Sekjen kami Eddy Soeparno sebagaimana yang telah dilakukannya" ujarnya.

"Kalau betul bahwa Muannas Alaidid cs menerima kuasa dari Ade Armando, kami meminta agar surat kuasanya diperlihatkan. Biar semua pihak yang berkepentingan bisa membaca dan mempelajarinya. Surat pelaporan mereka ke polisi kan juga ditunjukkan ke publik, masa yang ini tidak bisa?" lanjut Sudding.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT