ADVERTISEMENT

Lebaran 2022 Berapa Hijriah? Ini Perhitungan dalam Kalender Islam

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 19 Apr 2022 14:51 WIB
Ornamental Arabic lantern with burning candle glowing at night. Festive greeting card, invitation for Muslim holy month Ramadan Kareem.
Lebaran 2022 Berapa Hijriah? Ini Perhitungan dalam Kalender Islam (Foto: Getty Images/iStockphoto/Choreograph)
Jakarta -

Lebaran 2022 berapa Hijriah? Pertanyaan ini dicari tahu jelang 1 Syawal yang direncanakan terjadi di awal Mei mendatang. Diketahui umat Islam memiliki kalender khusus Hijriah untuk menentukan penanggalan, termasuk kapan lebaran dilaksanakan.

Jika merujuk pada keputusan pemerintah, lebaran 2022 jatuh pada 2 atau 3 Mei 2022 mendatang. Hal itu merujuk pada keputusan SKB 3 Menteri yaitu SKB Menteri Agama nomor 375 tahun 2022, Menteri Ketenagakerjaan nomor 1 tahun 2022 dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 1 tahun 2022 tentang Perubahan atas SKB Menag, Menaker dan Menpan RB nomor 963 tahun 2021, nomor 3 tahun 2021 dan nomor 4 tahun 2021 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2022.

Lalu lebaran 2022 berapa Hijriah? Ini sejarah hingga perhitungan tanggal dalam kalender Islam.

Sejarah Pembentukan Kalender Hijriah

Sebelum mengetahui Hari Raya Idul Fitri 2022 berapa Hijriyah, perlu diketahui sejarah awal mula pembentukan kalender Hijriah. Dalam buku 'Mengenal Nama Bulan dalam Kalender Hijriah' oleh Ida Fitri Shohibah (2012), pembuatan Kalender Hijriah disebabkan oleh 3 hal, yaitu:

  1. Surat dari Abu Musa Al-Asy'ari kepada Khalifah Umar bin Khatab yang berisi "Surat-surat dari Anda datang kepada kami tanpa tanggal"
  2. Umar merasakan adanya masalah dengan ketiadaan tanggal pada setiap surat-surat yang masuk
  3. Ketika seseorang meminta kepada Umar untuk membuat Kalender, yang kala itu Umar tidak tahu apa itu kalender.

Kemudian Umar bin Khatab mengadakan sebuah musyawarah dengan mengumpulkan beberapa sahabat Nasi yang 'ahli syuro' (orang yang dapat dipercaya untuk bermusyawarah untuk merencanakan pembuatan kalender Islam. Dari musyawarah ini dibahas dua hal, yaitu:

  1. Hitungan untuk tahun pertama kalender Islam, yang merujuk pada peristiwa hijrahnya Nabi dari kota Mekah ke Madinah. Sebutan kalender Islam disebut Kalender Hijriah.
  2. Bulan untuk memulai tahun Hijriah, yaitu bulan Muharram. Alasannya adalah bulan tersebut bulan selesai dilaksanakannya ibadah haji dan merupakan bulan mulia. Ditetapkan juga 12 nama-nama bulan dalam kalender Hijriah, yaitu Muharram, Safar, Robi'ul Awal, Robi'ul Akhir, Jumadil Awal, Jumadil Akhir, Rajab, Sya'ban, Ramadan, Syawal, Dzulqo'idah, Dzulhijjah.

Lebaran 2022 Berapa Hijriah? Penentuan Tanggal di Kalender Islam

Kalender Hijriah dihitung berdasarkan rotasi bulan yang berlawanan dengan rotasi matahari. Dalam satu tahun hijriah, hanya ada 354-355 hari karena rata-rata hari tiap bulannya berjumlah 28-31 hari.

Dalam sistem kalender Hijriah, hari atau tanggal dimulai ketika matahari terbenam di tempat tersebut. Jika penampakan bulan sabit pertama kali (hilal) tidak terlihat pada hari ke-29, maka jumlah hari bulan tersebut dibulatkan menjadi 30 hari. Semua perhitungan didasarkan pada penampakan hilal.

Kalender hijriah berdasarkan rata-rata siklus sinodik bulan yang memiliki 12 bulan dalam setahun sehingga 12 x 29,53059 hari = 354,36708 hari atau dibulatkan 354 hari. Hal inilah yeng menjelaskan kenapa hitungan kalender Hijriah lebih pendek sekitar 11 hari dibanding kalender Masehi.

Perhitungan tahun kabisat Hijriah adalah setiap jangka 30 tahun, sejak kalender ini ditetapkan, yaitu pada 638 Masehi.

Adapun tahun ini, lebaran 2022 jatuh pada tahun 1443 Hijriah.

Lihat juga video 'Operasi Ketupat 2022, Polri Amankan 90.796 Masjid-210 Bandara':

[Gambas:Video 20detik]



Kini pertanyaan lebaran 2022 berapa hijriah telah terjawab. Lalu cuti bersama lebaran berapa hari? Simak di halaman berikut ini.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT