ADVERTISEMENT

Perspektif

Balap Lari Salurkan Energi Muda-mudi, Mampu Kurangi Tawuran hingga Klithih?

Danu Damarjati - detikNews
Selasa, 19 Apr 2022 14:32 WIB
Pemenang balap lari yang digelar sejumlah remaja di kawasan Stadion Wibawa Mukti Kabupaten Bekasi dihadiahi sejumlah uang. (dok Istimewa)
Pemenang balap lari yang digelar sejumlah remaja di kawasan Stadion Wibawa Mukti Kabupaten Bekasi dihadiahi sejumlah uang. (dok Istimewa)
Jakarta -

Balap lari anak-anak muda marak lagi. Kegiatan memacu kecepatan kaki ini terpantau bergeliat di Makassar dan Bekasi. Apakah tren balap lari ini bisa digunakan untuk mengurangi tawuran dan sejenisnya?

Di Makassar, anak-anak muda menjadikan balap lari ala kadarnya itu sebagai ajang taruhan. Entah kenapa balap lari ini menjadi tren di bulan puasa ini.

Berdasarkan hasil identifikasi Pemerintah Kota Makassar, pelaku balap lari itu adalah anak-anak mantan geng motor yang biasa 'nakal-nakal'. Terlepas dari itu, jelas balap lari cenderung lebih ramah lingkungan lagi sehat serta tidak membahayakan diri sendiri serta orang lain.

Di dekat Jakarta, tren balap lari ini juga muncul menggantikan balap motor liar. Sebagian pelakunya bahkan memang pembalap liar yang beralih memacu kaki sendiri lantaran balap liar dilarang polisi.

Semarak balap lari (yang sering disebut balap lari liar) ini diikuti oleh laki-laki dan perempuan. Bahkan menurut penyelenggara di Bekasi, pesertanya berasal dari lintas daerah, dari Bekasi hingga Bogor, dari Kranji hingga Karawang. Mereka memperebutkan hadiah Rp 1,5 juta.

"Awalnya itu iseng-iseng doang, daripada perang sarung, daripada mainan petasan, awalnya sih cuma teman ketemu teman, udah balap lari aja biasa, kan balap lari biasa banyak orang yang nonton juga, jadi mereka kabarin temen-temennya, akhirnya gini rame," tutur Putra Ramadan, penyelenggara balap lari di dekat Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Perang sarung seperti diucapkan Putra Ramadan kedengarannya memang tidak terlalu menyakitkan. Namun di Pandeglang, perang sarung makan korban satu orang tewas. Bagaimana tidak berbahaya? Sarung yang mereka gunakan untuk menghantam lawan juga diisi batu dan botol.

Di Yogyakarta, ada problem klithih. Secara umum, klithih adalah tindakan kekerasan melukai orang lain secara acak tanpa motif mendapatkan harta dari si korban. Motivasinya disinyalir terkait erat dengan inisiasi geng-geng remaja.

Di banyak tempat, problem tawuran masih menjadi masalah, apalagi di Jakarta. Belakangan, di kala Ramadan, kabar tawuran remaja terdengar dari sana dan sini.

Aksi balap lari liar menjadi tren di Makassar sekaligus dijadikan ajang taruhan.Aksi balap lari liar menjadi tren di Makassar sekaligus dijadikan ajang taruhan. (Muh Ishak Agus/detikSulsel)

Simak video 'Ramai Balap Lari di Bekasi, Peserta Tadinya Pelaku Balap Motor Liar':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya, bisakah balap lari mengurangi tawuran hingga klithih? Simak halaman selanjutnya:

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT