Bersihkan Gereja & Bagi Takjil, Muhaimin Squad Buktikan Sikap Toleransi

Nada Zeitalini - detikNews
Minggu, 17 Apr 2022 21:00 WIB
Muhaimin Squad
Foto: Muhaimin Squad
Jakarta -

Dalam rangka semarak Ramadan, beragam aktivitas sosial dilakukan oleh berbagai elemen. Seperti halnya yang dilakukan oleh para pemuda lintas agama di Kendari.

Para pemuda lintas agama yang tergabung dalam Muhaimin Squad ini menggelar kegiatan bersih-bersih gereja dan berbagi makanan berbuka puasa (takjil) di seputaran Tugu Religi, Kendari, Sulawesi Tenggara.

Aktivitas sosial itu menjadi bukti nyata dari sikap toleransi. Hal itu sekaligus menghancurkan stigma yang selama ini berkembang bahwa ada pemisah di antara pemuda berbeda agama.

Berdasarkan survei oleh Kementerian Agama melalui Forum Kerukunan Umat beragama, Kota Kendari memiliki 72,90% tingkat toleransi. Angka tersebut cukup kecil jika dibandingkan dengan kota lain seperti Manado atau Singkawang.

Salah satu koordinator Nasional Muhaimin Squad Satria Putra mengatakan aktivitas sosial ini menanamkan serta memberi pemahaman arti kemajemukan dalam satu rumah besar yakni Indonesia.

"Para kalangan pemuda milenial supaya mereka mengerti arti dari kemajemukan di negeri ini," kata Satria Putra dalam keterangan tertulis, Minggu (17/4/2022).

Satria menjelaskan pembagian takjil ini dihadiri oleh lebih dari 250 anggota Muhaimin Squad yang menjangkau sekitar 300 orang penerima.

"Dan ini merupakan awal dari panjangnya jadwal kegiatan sosial yang akan mereka lakukan, ke depan kita akan mengunjungi beberapa panti asuhan dan juga panti jompo," ujarnya.

Adapun relawan Muhaimin Squad Kendari lainnya yaitu Indra Gunawan mengatakan pihaknya akan terus bekerja keras dan menjaga momentum.

Ke depan pihaknya akan melibatkan unsur kepemudaan, baik itu agama maupun organisasi lain yang lebih besar.

Kemudian Ketua Posko Muhaimin Squad Sulawesi Tenggara Muhammad Ruslan juga menyebut momen ini perlu terus dijaga dan dilakukan oleh generasi muda. Tujuannya adalah menimbulkan rasa saling memberi dan bekerja sama.

"Agar Kota Kendari mengalami peningkatan dalam toleransi umat beragama," tutur Ruslan.

(fhs/ega)