Keluarga Harap Pemerkosa Anak hingga Hamil di Bekasi Segera Ditangkap

ADVERTISEMENT

Keluarga Harap Pemerkosa Anak hingga Hamil di Bekasi Segera Ditangkap

Fakhri Fadlurrohman - detikNews
Sabtu, 16 Apr 2022 09:15 WIB
poster
Ilustrasi pemerkosaan (Edi Wahyono/detikcom)
Bekasi -

Pria inisial S (47) masih berkeliaran setelah diduga memperkosa anak tetangganya di Cibitung, Kabupaten Bekasi. Keluarga berharap polisi segera menangkap pelaku.

"Harapan saya, penginnya cepat dihukum secepatnya, harapan saya, dari keluarga saya. Kalau dia dihukum, kan nggak menantangin saya dan keluarga saya," ujar ibunda korban, M, Sabtu (16/4/2022).

Sebelumnya, keluarga melaporkan S ke polisi atas dugaan pemerkosaan terhadap putrinya yang berusia 14 tahun. Akibat perbuatan pelaku, korban kini hamil 5 bulan.

Menurut M, pelaku pernah berjanji akan bertanggung jawab menikahi putrinya. Tapi hal itu tidak pernah terjadi hingga akhirnya keluarga memutuskan melapor polisi.

"Mau janjikan itu, Pak, janjikan istri kedua biar jabang bayi ada bapaknya, kapan katanya bertemu bermusyawarah," ujar M.

Namun janji tinggal janji, nyatanya pelaku tidak pernah menikahi korban. Menurut M, pelaku juga kerap sesumbar ke tetangga bahwa ia tak mudah ditangkap polisi.

"Ini saya tungguin ke WhatsApp nggak ada dia mau datang. Dia bilang nih, kalau dia ke warung bilang ama temennya katanya dia lindung, kalau ditangkap licin," ucapnya.

Penjelasan Polisi

Kapolres Metro Bekasi Kombes Gidion Arif mengatakan pihaknya telah meminta keterangan kepada terduga pelaku. Namun pelaku mengelak, sehingga polisi perlu alat bukti lain untuk menjerat pelaku.

"Setelah kita klarifikasi, kan (pelaku) tidak mengakui, maka perlu pembuktian saintifik. Satu-satunya pembuktian saintifik untuk kasus ini DNA," ujar Gidion saat dihubungi terpisah.

Menurut Gidion, untuk mendapatkan hasil tes DNA, harus menunggu bayi korban anak ini lahir. Selain itu, kata Gidion, pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti yang lain.

"DNA ini kan bisa keluar bisa diambil (jika bayi) sudah keluar dari kandungan. Sambil jalan itu mengambil DNA, kita mencukupi alat-alat bukti yang lain, alat bukti yang lain kan hanya keterangan saksi. Berapa pun saksi yang kita periksa, itu nilainya satu," tuturnya.

Simak juga 'Perkosa Siswi SMP, Kuli Bangunan di Purwakarta Diciduk!':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT