ADVERTISEMENT

Penampakan 2 Tersangka Kasus DNA Pro Saat Ditangkap di Hotel Bintang 5

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Sabtu, 09 Apr 2022 17:04 WIB
Dua tersangka kasus DNA Pro saat ditangkap di hotel bintang lima di Jakarta Selatan (dok. Istimewa)
Dua tersangka kasus DNA Pro saat ditangkap di hotel bintang lima di Jakarta Selatan (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Bareskrim Polri menangkap dua tersangka baru terkait kasus robot trading DNA Pro. Kedua tersangka itu adalah Jerry Gunandar sebagai Founder Tim Octopus dan Stefanus Richard sebagai Co-Founder Tim Octopus.

Dalam foto yang diterima detikcom, Sabtu (9/4/2022), Jerry terlihat mengenakan jaket berwarna putih, sementara Stefanus mengenakan jaket berwarna hitam.

"Yang baju putih dan hitam, itu tersangkanya. Jerry dan Stefanus. Saat penangkapan tadi malam," kata Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Whisnu Hermawan.

Whisnu mengungkapkan tim penyidik menemukan lokasi Jerry dan Stefanus berkat adanya pengembangan dari tersangka lain, yakni Co-Founder Tin Rudutz, Rovvy Setiadi. Keduanya ditangkap di hotel bintang lima di kawasan Jakarta Selatan (Jaksel) pada Jumat (8/4) pukul 22.30 WIB. Keduanya kemudian dibawa ke Bareskrim Polri.

"Tim penyidik berhasil mendapatkan lokasi tempat persembunyian Jerry Gunandar dan Stefanus Richard yang berada di salah satu hotel berbintang lima Jakarta Selatan dan langsung melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka, kemudian dibawa ke kantor untuk dilakukan pemeriksaan," ucapnya.

Kasus ini disebut merugikan korban hingga Rp 97 miliar. Dua tersangka itu bersembunyi di hotel bintang 5 saat ditangkap.

"Tim penyidik berhasil mendapatkan lokasi tempat persembunyian Jerry Gunandar dan Stefanus Richard yang berada di salah satu hotel berbintang lima Jakarta Selatan dan langsung melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka, kemudian dibawa ke kantor untuk dilakukan pemeriksaan," katanya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan total 12 tersangka dalam kasus robot trading DNA Pro. Sebanyak enam tersangka telah ditangkap, dan enam lainnya masih dalam DPO (daftar pencarian orang).

"Total sementara ini yang ditetapkan tersangka ada 12. Yang ditangkap dan ditahan ada 6 orang," kata Kasubdit I Dittipideksus Kombes Yuldi Yusman saat dimintai konfirmasi, Sabtu (9/4/2022).

Yuldi mengatakan keenam DPO tersebut di antaranya owner, direktur, founder hingga co-founder. Polisi juga tengah melacak aset-aset dari kasus ini.

"Kita sedang asset tracing dan follow the money terhadap 6 tersangka tersebut," katanya.

Polisi mengatakan sejumlah public figure nantinya akan diperiksa untuk kepentingan penyidikan di kasus ini. Namun belum diketahui siapa saja public figure yang dimaksud.

Simak Video 'Beberapa Public Figure Bakal Diperiksa Terkait DNA Pro Akademi':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/idh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT