ADVERTISEMENT

Tersangka Kasus DNA Pro di Bareskrim Jadi 12 Orang, 6 Masih Diburu

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Sabtu, 09 Apr 2022 16:10 WIB
gedung bareskrim polri
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Bareskrim Polri menetapkan total 12 tersangka dalam kasus robot trading DNA Pro. Sebanyak enam tersangka telah ditangkap, dan enam lainnya masih dalam DPO (daftar pencarian orang).

"Total sementara ini yang ditetapkan tersangka ada 12. Yang ditangkap dan ditahan ada enam orang," kata Kasubdit I Dittipideksus Kombes Yuldi Yusman saat dimintai konfirmasi, Sabtu (9/4/2022).

Yuldi mengatakan keenam DPO tersebut di antaranya owner, direktur, founder, hingga co-founder. Polisi juga tengah melacak aset-aset dari kasus ini.

"Kita sedang asset tracing dan follow the money terhadap enam tersangka tersebut," katanya.

Terakhir, polisi baru saja menangkap dua orang tersangka bernama Jerry Gunandar sebagai Founder Tim Octopus dan Stefanus Richard sebagai Co-Founder Tim Octopus. Mereka diketahui memiliki omzet downline sebesar Rp 330 miliar.

"Keduanya ditangkap pada 8-9 April 2022. Mereka mempunyai omzet downline sebesar lebih dari USD 22 juta atau sebesar Rp 330 miliar," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan kepada wartawan, Sabtu (9/4).

Whisnu mengungkapkan tim penyidik menemukan lokasi Jerry dan Stefanus berkat adanya pengembangan dari tersangka lain, yakni Co-Founder Tin Rudutz, Rovvy Setiadi. Keduanya ditangkap di sebuah hotel bintang lima di kawasan Jakarta Selatan (Jaksel) pada Jumat (8/4) pukul 22.30 WIB. Keduanya kemudian dibawa ke Bareskrim Polri.

"Tim penyidik berhasil mendapatkan lokasi tempat persembunyian Jerry Gunandar dan Stefanus Richard yang berada di salah satu hotel berbintang lima Jakarta Selatan dan langsung melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka, kemudian dibawa ke kantor untuk dilakukan pemeriksaan," ucapnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan sembilan orang sebagai tersangka. Dari sembilan itu, lima orang di antaranya merupakan DPO.

"Ada empat tersangka kami tangkap, yakni ada R, RS, Y, dan F. Kami dalami, yang mudah-mudahan dalam waktu dekat kami ungkap dan tangkap pelakunya," jelas Whisnu.

Polisi mengatakan sejumlah public figure nantinya akan diperiksa untuk kepentingan penyidikan di kasus ini. Namun belum diketahui siapa saja public figure yang dimaksud.

Simak Video 'Beberapa Public Figure Bakal Diperiksa Terkait DNA Pro Akademi':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/idh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT