ADVERTISEMENT

Apa Keuntungan RI Abstain di Voting Penangguhan Rusia dari Dewan HAM PBB?

Eva Safitri - detikNews
Sabtu, 09 Apr 2022 06:45 WIB
Perang di Ukraina turut membawa kerugian bagi Rusia. Ratusan tank Rusia dilaporkan rusak dan ditinggalkan begitu saja di Ukraina. Ini penampakannya.
Rusak berat-hancur, kendaraan tempur Rusia ditelantarkan di Ukraina. (Foto: dok. Reuters)

Hikmahanto menilai pemberian sanksi terhadap Rusia oleh AS dan sekutunya tak akan membuat konflik di Ukraina berakhir lebih cepat.

"Tindakan seperti ini berarti mengeskalasi konflik dan tidak akan menghentikan serangan Rusia terhadap Ukraina. Tentu Indonesia tidak setuju dengan jalan yang diambil oleh AS dan sekutunya mengingat Indonesia berkeinginan menciptakan perdamaian di Ukraina dan mengakhiri tragedi kemanusiaan," lanjutnya.

Voting PBB

Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah melakukan voting untuk menangguhkan keanggotaan Rusia dari Dewan Hak Asasi Manusia (HAM). Resolusi tersebut diloloskan setelah menerima suara dukungan dari 93 negara.

Dalam voting yang digelar di Majelis Umum PBB yang beranggotakan 193 negara pada Kamis (7/4) waktu setempat tersebut, 24 negara menentang dan 58 negara memilih abstain.

Menurut situs resmi PBB, Jumat (8/4), Rusia, China, Kuba, Korea Utara, Iran, Suriah, Vietnam, termasuk di antara mereka yang memberikan suara menentang.

Negara-negara yang memilih abstain antara lain Indonesia, India, Brasil, Afrika Selatan, Meksiko, Mesir, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Yordania, Qatar, Kuwait, Irak, Pakistan, Singapura, Thailand, Malaysia, dan Kamboja.

Voting tersebut menandai dimulainya kembali sesi darurat khusus PBB tentang perang di Ukraina, dan digelar menyusul laporan pelanggaran yang dilakukan oleh pasukan Rusia.


(eva/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT