PKS: Mayoritas Menolak, Interpelasi Anies soal Formula E Jangan Dipaksakan

Eva Safitri - detikNews
Sabtu, 09 Apr 2022 03:31 WIB
Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Achmad Yani
Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Achmad Yani (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Ketua DPRD DKI Prasetio Edi meminta interpelasi Gubernur DKI Anies Baswedan terkait Formula E dilanjutkan. PKS menolak keras.

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Achmad Yani mengatakan interpelasi merupakan hak setiap anggota dewan. Namun, dia menyebut PKS tegas menolak interpelasi Formula E.

"Mengenai interpelasi itu merupakan hak DPRD. Siapapun boleh mengajukan hak interpelasi jika memenuhi persyaratan dan prosedur serta tata tertib yang ada. Dan ada alasan yang jelas. Sikap PKS sudah jelas tidak akan melakukan interpelasi terhadap Gubernur Anies," kata Yani kepada wartawan, Jumat (8/4/2022).

Yani mengatakan sebelumnya mayoritas DPRD menolak interpelasi tersebut. Sehingga dia menilai interpelasi Formula E tidak perlu dipaksakan lagi.

"Jika mayoritas DPRD telah menolak interpelasi, mestinya sudah tidak perlu lagi interpelasi dipaksakan," ujarnya.

Ketua DPRD DKI Minta Interpelasi Formula E Dilanjut

Sebelumnya diberitakan, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi meminta interpelasi kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal Formula E kembali dilanjutkan. Hal itu disampaikan lagi oleh Prasetio Edi setelah dinyatakan tak melanggar kode etik.

Keputusan tidak melanggar kode etik itu disampaikan BK setelah proses pemeriksaan terhadap Prasetio terkait interpelasi. Hal ini berdasarkan Surat Keputusan Badan Kehormatan DPRD DKI Jakarta yang ditandatangani oleh sembilan orang anggota BK.

Setelah mendapatkan keputusan itu, Prasetio lantas buka suara. Dia menekankan sejak awal agenda interpelasi yang disampaikan olehnya dijalankan sesuai dengan prosedur.

"Kan dari awal saya sudah bilang interpelasi itu hanya hak bertanya kita di DPRD tentang Formula E dan itu dilakukan sesuai aturan," kata Prasetio melalui keterangan tertulis, Kamis (7/4).

Dia menyebut, setelah dia dinyatakan tidak melanggar kode etik, rapat paripurna interpelasi Formula E pada 28 September 2021 berarti belum berakhir. Dia memastikan saat itu hanya melakukan skorsing, yang artinya rapat bisa dilanjutkan kapan pun.

Dia meminta Anies Baswedan tidak paranoid untuk hadir dalam rapat paripurna interpelasi di DPRD DKI. Sebab, interpelasi merupakan fungsi dan kewenangan dewan untuk bertanya terkait kebijakan Gubernur yang dinilai tidak wajar.

"Mau ditanya aja kok parno. Anies itu kan punya kemampuan menata kata yang sangat bagus. Saya yakin Anies bisa menjawab semua pertanyaan," tegasnya.

Simak Video 'Tiket Formula E Jakarta Akan Dijual Mulai dari Rp 350 Ribu':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/jbr)