ADVERTISEMENT

Duo Jambret di Jakbar Nekat Rampas HP Bocah Demi Bayar Utang

Farih Maulana Sidik - detikNews
Jumat, 08 Apr 2022 02:37 WIB
Ilustrasi kejahatan penjambretan.
Ilustrasi Jambret (Foto: Edi Wahyono)
Jakarta -

Polisi mengungkap motif di balik dua orang penjambret viral merampas ponsel ABG di Kembangan, Jakarta Barat (Jakbar). Polisi menyebut keduanya nekat menjambret untuk membayar utang.

"Menurut pengakuan pelaku baru melakukan satu kali, untuk membayar hutang," kata Kanit Reskrim Polsek Kembangan, AKP Reno Apri Wijayanto, dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Kamis (7/4/2022).

Reno menyebut kedua pelaku berinisial BP (19) dan HF (14). Kedunya sempat menjual ponsel hasil rampasannya itu dengan harga Rp 1,1 juta.

Kedua pelaku pun melarikan diri usai melakukan aksi penjambretan itu. Keduanya berhasil ditangkap polisi di Karawang, Jawa Barat.

Penangkapan kedua pelaku itu dibenarkan oleh Kapolsek Kembangan, Kompol Binsar H Sianturi. Salah satu pelaku diketahui masih di bawah umur.

"Ya benar, pelaku sudah kami amankan," kata Binsar.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa sebuah motor matic berwarna merah dan pakaian yang dikenakan pelaku saat beraksi. Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara.

Untuk diketahui, kedua pelaku menjambret HP milik bocah di Jalan Murni Joglo, Kembangan, Jakbar, pada Selasa (29/3). Pelaku tergolong nekat karena keduanya melakukan aksi tersebut di dalam gang sekitar pukul 13.00 WIB.

Aksi keduanya itu sempat viral di sosial media. Dalam video yang beredar itu terekam kedua pelaku dengan menggunakan sepeda motor merampas sebuah HP milik bocah yang tengah bermain sendirian.

Sebelum merampas HPP bocah, pelaku sempat melintas sebanyak dua kali. Kali pertama, pelaku memantau keadaan sekitar lalu kedua kalinya pelaku langsung melakukan eksekusi perampasan.

Bocah tersebut berteriak minta tolong usai HP miliknya dirampas pelaku. Teriakan itu membuat warga berkumpul dan mencoba mengejar pelaku, tapi pelaku berhasil kabur membawa hasil rampasannya.

Seorang warga setempat bernama Moro (40) mengatakan peristiwa penjambretan HP di wilayahnya bukan yang pertama kali terjadi. "Sudah tiga kali kejadian. Memang di situ sering ada jambret. Tahun kemarin sekali, tahun ini udah dua kali sama ini," imbuhnya.

(fas/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT