Mencuat Teguran Jokowi ke Menteri Tak Sensitif Kesulitan Rakyat

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 07 Apr 2022 04:55 WIB
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) lagi-lagi menegur jajaran menterinya terkait kesulitan masyarakat. Jokowi 'menyentil' sensitifitas seluruh menteri melihat kesulitan masyarakat.

Di hadapan para pembantunya, Jokowi menyoroti harga-harga bahan pokok yang mulai naik. Jokowi mewanti-wanti para pembantunya agar memperhatikan betul ucapan yang dilontarkan kepada masyarakat.

"Pangan maupun energi, apalagi ini menjelang Lebaran," kata Jokowi dalam sidang kabinet paripurna 5 April seperti ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (6/4).

Jokowi meminta anggota kabinet yang hadir untuk menetapkan kebijakan yang tepat untuk masyarakat. Jokowi mengingatkan para pembantunya agar tidak menyinggung masyarakat dengan ucapan maupun kebijakan yang tidak sensitif.

"Oleh sebab itu, seluruh yang hadir di sini, anggota kabinet, kepada semua menteri, kepala lembaga, agar kebijakan yang diambil itu tepat," kata Jokowi.

"Sikap-sikap kita, kebijakan-kebijakan kita, pernyataan-pernyataan kita harus memiliki sense of crisis. Harus sensitif terhadap kesulitan-kesulitan rakyat," ujar Jokowi.

Presiden Jokowi kembali menegur keras menteri-menterinya di Kabinet Indonesia Maju. Terbaru di sidang kabinet paripurna kemarin. Sinyal reshuffle?Presiden Jokowi kembali menegur keras menteri-menterinya di Kabinet Indonesia Maju. Terbaru di sidang kabinet paripurna kemarin. Sinyal reshuffle? (Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr)

Jokowi tak ingin masyarakat menganggap pemerintah tidak bekerja. Jokowi pun menyoroti tidak adanya penjelasan tentang minyak goreng selama 4 bulan.

"Jangan sampai kita ini seperti biasanya dan tidak dianggap oleh masyarakat nggak melakukan apa-apa," ujar Jokowi.

Di akhir arahannya, Jokowi meminta para menteri tidak membuat polemik di masyarakat. Larangan itu termasuk soal polemik penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya: