Tebet Eco Park Akan Diresmikan, DPRD DKI Keluhkan Bau Tak Sedap

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 05 Apr 2022 17:15 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memamerkan progres revitalisasi Taman Tebet di Jakarta Selatan menjadi Tebet Eco Park. Begini potretnya.
Tebet Eco Park (Foto: dok. IG Anies Baswedan)
Jakarta -

DPRD DKI mengeluhkan bau tak sedap di sungai Tebet Eco Park, Jakarta Selatan. Padahal taman tersebut bakal diresmikan bulan ini.

Hal ini ditemukan setelah Komisi D DPRD DKI Jakarta melakukan kunjungan ke Tebet Eco Park beberapa waktu lalu. Komisi D menduga bau tak sedap lantaran aliran sungai tak hanya bersumber dari aktivitas di taman saja.

"Itu kan aliran sungai hidup, bukan cuma Eco Park saja. Jadi itu memang aliran kali umum," kata Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah saat dimintai konfirmasi, Selasa (5/4/2022).

Ida menyoroti masih banyaknya lumpur di sungai existing tersebut, sehingga perlu dikeruk kembali. Menurut Ida, Tebet Eco Park rencananya diresmikan bulan April ini. Untuk itu DPRD DKI meminta Dinas Sumber Daya Air mengatasi masalah itu.

"Memang sudah dangkal jadi alirannya mengalir tapi tidak lembut banget alirannya. Itu salah satunya harus dikeruk sih. Kita sudah menanyakan itu dan jawabannya sudah ada komunikasi dengan Dinas SDA untuk menyelesaikan saluran itu," ujarnya.

Selain itu, DPRD DKI juga mendesak Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta mengatasi bau di taman kota. Jangan sampai aktivitas masyarakat terganggu ketika menyambangi Taman Tebet di kemudian hari.

"Kalau belum dikerjakan tetap bau, harus ada penyelesaian," imbuhnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat memamerkan progres revitalisasi Taman Tebet di Jakarta Selatan menjadi Tebet Eco Park. Salah satu fasilitas yang ditambahkan adalah Infinity Connecting Bridge, yang pembangunannya hampir rampung.

"Saat ini proses pembangunan ikon Tebet Eco Park (Infinity Connecting Bridge) sudah mencapai 90%," tulis Anies melalui unggahan di Instagramnya, @aniesbaswedan, Minggu (9/1/2022).

Anies menuturkan Pemprov DKI Jakarta mulai merevitalisasi kawasan ini pada 2021. Tebet Eco Park merupakan taman maju (TMB) bersama grande ketiga yang direvitalisasi setelah TMB Mataram dan TMB Puring.

"Taman ini yang mengusung tiga konsep utama dalam pembangunannya, yaitu mengedepankan fungsi ekologi, sebagai ruang sosial dan juga sebagai ruang edukasi serta rekreasi," jelas Anies.

Lebih lanjut Anies menjelaskan, jembatan yang digadang-gadang sebagai ikon Tebet Eco Park itu merupakan fasilitas yang menghubungkan Taman Tebet Utara dan Taman Tebet Selatan. Sebelum jembatan ini ada, kedua taman itu terpisahkan oleh Jalan Tebet Raya.

Simak juga 'Menikmati Shakshouka dan Kare Ayam ala Timur Tengah di Warung Kaki Lima':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/idn)