detikcom Do Your Magic

Akhirnya! Upah Pasukan Biru dan PJLP Lainnya Sesuai UMP DKI 2022

Mulia Budi - detikNews
Senin, 04 Apr 2022 13:41 WIB
Banjir yang melanda Cipinang Melayu, Jakarta Timur, mulai surut. Petugas Sudin Tata Air DKI Jakarta alias Pasukan Biru terjun ke lokasi untuk membersihkan lumpur sisa banjir.
Foto ilustrasi pasukan biru, salah satu jenis pegawai rekrutan PJLP. (Hasan Alhabshy/detikcom)
Jakarta -

Upah pegawai rekrutan Penyedia Jasa Layanan Perorangan (PJLP) tak lagi di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI. Mulai sekarang, upah pegawai PJLP yang sesuai UMP DKI 2022 sudah cair!

Upah PJLP ini belakangan disorot lantaran ada seorang pasukan biru (Dinas Sumber Daya Air DKI) dari Kecamatan Senen Jakarta Pusat yang mengadu ke akun Twitter resmi Pemprov DKI Jakarta, 2 Maret lalu. Personel pasukan biru itu mengeluhkan gajinya belum sesuai UMP DKI 2022, bahkan belum pula sesuai UMP DKI 2021. Pasukan biru adalah salah satu 'jenis' dari pegawai PJLP.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Provinsi DKI Jakarta, Edi Sumantri, mengatakan upah PJLP kini telah sesuai dengan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 151 Tahun 2022 tentang Standar Harga Satuan Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan.

"Proses pergeseran anggaran penyesuaian upah PJLP Tahun 2022 berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 151 tentang Standar Harga Satuan Upah PJLP telah selesai dilaksanakan," kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Provinsi DKI Jakarta, Edi Sumantri, kepada detikcom, Senin (4/4/2022).

Kepala BPRD DKI Jakarta Edi Sumantri.Kepala BPKD DKI Jakarta Edi Sumantri. Foto: (Amelia-detikcom)

Sebelumnya, upah PJLP sebesar Rp 4,2 juta. Edi Sumantri mengatakan upah PJLP untuk Maret yang dibayarkan awal bulan ini sebesar Rp 4,6 juta. Jumlah tersebut telah mengikuti UMP DKI Jakarta 2022 yang diteken Gubernur Anies sebesar Rp 4,6 juta juga.

Selain itu, dia mengatakan rapel upah PJLP bulan Januari dan Februari juga telah dibayarkan, nilainya sebesar Rp 800 ribu.

"Pada saat yang sama juga dibayarkan rapel gaji PJLP bulan Januari, Februari 2022 sebesar Rp 800.000,00 (Rp 400.000 x dua bulan)," kata Edi.

"Sehingga PJLP dapat menerima rapel dan upah sekaligus di awal bulan April menjelang ramadan sebesar Rp 5,4 juta," tambahnya.

Sebelumnya, Untung Cahyono selaku personel pasukan biru mengeluhkan upahnya yang belum naik. Padahal, Gubernur Anies sudah menaikkan UMP dari Rp 4,4 juta pada 2021 menjadi Rp 4,6 juta pada 2022. Perubahan UMP sendiri tertuang dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta nomor 1517 Tahun 2021 tentang UMP Tahun 2022. Kepgub itu diteken Anies pada 16 Desember 2021. Namun ternyata, pasukan biru masih belum mendapatkan kenaikan upah sesuai UMP terbaru. Teman Cahyono sesama pasukan biru di Kecamatan Senen, Agung namanya, juga mengalami hal yang sama.

Di lain wilayah dalam lingkup Jakarta, seorang personel pasukan biru berinisial A (nama terang tak disebut demi menghindari risiko pekerjaannya) juga menerima upah yang belum sesuai UMP. Dia menganggap upah Rp 4,2 juta hanya cukup untuk kebutuhan orang bujangan, bukan untuk buruh yang sudah berkeluarga. Pria 40 tahun ini sudah punya anak tiga orang.

(dnu/dnu)