ADVERTISEMENT

Detik-detik Pemotor Ngumpet di Gorong-gorong Usai Diteriaki Maling di Jaktim

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 04 Apr 2022 11:48 WIB
Pemotor diteriaki maling dan dilempari batu usai tabrak mobil di Jaktim
Pemotor diteriaki maling dan dilempari batu setelah menabrak mobil di Jaktim (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Pengendara motor inisial K sempat bersembunyi di sebuah gorong-gorong karena takut dihakimi massa setelah menabrak mobil di Pulogadung, Jakarta Timur. Butuh waktu dua jam pencarian bagi petugas untuk menemukan pemotor K.

"Hampir dua jam pencarian. Saya yang (pertama kali) menemukan," kata Kapolsek Pulogadung Kompol David Richardo saat dihubungi, Senin (4/4/2022).

Peristiwa itu berawal saat motor yang dikendarai K menabrak mobil di Jalan Bangunan Barat, Pulogadung, Jakarta Timur, pada Sabtu (2/4) sekitar pukul 23.00 WIB. Pemotor K lalu bergegas melarikan diri setelah menabrak mobil di lokasi.

"Iya, karena panik, massa sudah ramai dan ada yang teriaki maling," jelas David.

Jajaran Polsek Pulogadung dibantu Damkar Jakarta Timur lalu melakukan penyisiran lokasi. Setelah dua jam dilakukan pencarian, pemotor K akhirnya ditemukan pada Minggu (3/4) sekitar pukul 01.00 WIB.

Menurut David, pemotor K ketakutan saat pertama kali ditemukan. Pemotor tersebut langsung berlindung di dekat David menghindari amukan warga.

"Dia panik campur nangis lega akhirnya ada petugas," ujar David.

David menambahkan saat pemotor K dievakuasi pun masih ada beberapa warga yang menjadi provokator memancing emosi warga lainnya.

"Ya biasa, di lokasi ada warga yang provokator. Ada juga yang pengin tahu," jelas David.

Dari video yang diterima detikcom, terlihat pemotor K sempat bersimpuh di dekat Kapolsek Pulogadung Kompol David Richardo. Terlihat pemotor K masih merasa ketakutan mengingat banyaknya warga di lokasi.

Pemotor K lalu dievakuasi oleh David di lokasi. Pemotor tersebut pun dibawa ke rumah sakit terlebih dahulu karena sempat sesak napas.

"Yang bersangkutan bersembunyi di got kecil dan nyaris sesak kehabisan napas karena takut keluar ada massa banyak," jelas David.

Lebih lanjut David mengatakan pihak kepolisian belum melakukan penyelidikan lebih lanjut perihal kasus kecelakaan yang dilakukan pemotor K. Pemilik mobil yang ditabrak pun belum membuat laporan hingga sekarang.

"Untuk saat ini pihak pemilik mobil belum buat laporan ataupun ingin minta ganti rugi," pungkas David.

(mei/isa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT